PERBANDINGAN PENGGUNAAN KETAMIN DENGAN PROPOFOL TERHADAP MULA DAN LAMA KERJA ANESTESI SERTA PERUBAHAN FISIOLOGIS ANAK KUCING

EKO PURWANTO, 060213090 (2010) PERBANDINGAN PENGGUNAAN KETAMIN DENGAN PROPOFOL TERHADAP MULA DAN LAMA KERJA ANESTESI SERTA PERUBAHAN FISIOLOGIS ANAK KUCING. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-purwantoek-16128-kh149-1-k.pdf

Download (462kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-purwantoek-13534-kh149-1-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara Ketamin dan Propofol sebagai obat anestesi umum pada anak kucing dengan melihat frekuensi pulsus, frekuensi resperasi, temperatur tubuh, mula kerja obat dan lama anestesi. Hewan coba yang digunakan adalah 6 ekor anak kucing dengan berat 0,7-0,8 kg, usia 2 bulan yang sudah dipuasakan selama 12 jam dan diberi obat premedikasi Atropin Sulfas dengan dosis 0,04 mg/kg BB secara subkutan dan Xylazin 0,8 mg /kg BB secara intramuskuler. Setiap anak kucing anak kucing akan mendapatkan dua kali perlakuan pada hari yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode cross over yaitu dari enam anak kucing dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama akan mendapatkan perlakuian A dengan dosis 20 mg/kg BB secara intramuskuler dan kelompok kedua akan mendapatkan perlakuan B dengan dosis 4 mg/kg BB secara intravena kemudian tiga hari setelah perlakuan pertama, kelompok anak kucing pertama akan mendapatkan perlakuan B dengan dosis 4 mg/kg BB sedangkan kelompok kedua akan mendapatkan perlakuan A dengan dosis 20 mg/kg BB. Analisis statistik yang digunakan untuk membandingkan ada tidaknya perbedaan antara kedua perlakuan adalah dengan uji GLM, independent samples t test dan paired samples t test . Berdasarkan dari analisis tersebut terdapat linieritas antara frekuensi pulsus, frekuensi respirasi dan temperatur tubuh dengan waktu anestesi. Terdapat perbedaan yang nyata antara Ketamin dan Propofol dalam hal frekuensi pulsus, dan temperatur tubuh sedangkan pada frekuensi respirasi pengamatan menit 0,5,10 dan 15 tidak terdapat perbedaan yang nyata dan pada menit ke-20 terdapat perbedaan yang nyata karena terjadi kenaikan rata-rata frekuensi respirasi pada perlakuan A. Perbedaan yang nyata antara kedua perlakuaan terdapat pada mula kerja obat dan lama anestesi. Propofol mempunyai mula kerja dan lama kerja yang lebih cepat dari Ketamin. Penggunaan anestesi pada anak kucing harus hati-hati karena aspek fisiologis anak kucing yang belum sempurna sebagaimana hewan dewasa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 149/10 Pur p
Uncontrolled Keywords: Propofol, Ketamin, cross over metode, GLM
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
S Agriculture > SF Animal culture > SF411-459 Pets > SF441-450 Cats
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
EKO PURWANTO, 060213090UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRr. Sri Pantja Madyawati, Dr., M.Si., DrhUNSPECIFIED
ContributorNusdianto Triakso, M.P., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 14 Mar 2011 12:00
Last Modified: 29 Sep 2016 15:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/20437
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item