DAYA ANTI BAKTERI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiher Officinale Rosc.) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN Aeromonas Hydrophila SECARA IN VITRO

KUSUMAWARDANI, IRENE RETNO, NIM. 060210038 P (2007) DAYA ANTI BAKTERI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiher Officinale Rosc.) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN Aeromonas Hydrophila SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-kusumaward-4841-khbp05-k.pdf

Download (427kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-kusumaward-4841-khbp05-7.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kondisi lingkungan yang kurang stabil dapat menyebabkan timbulnya suatu penyakit. Penyakit yang umumnya menyerang ikan air tawar adalah Motil Aeromonas Septicaemia (MAS) yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Penyakit ini dapat menimbulkan kematian pada ikan budidaya yang dapat merugikan para petani ikan. Pengendalian penyakit dengan antibiotik sering menimbulkan dampak yang kurang baik antara lain pencemaran lingkungan, resistensi pada bakteri serta residu yang terakumulasi pada inang. Penelitian ini mencoba mencari obat alternatif untuk mengobati penyakit MAS. Bahan alam yang digunakan adalah rimpang jahe merah (Zingiher officinale Rosc.). Rimpang jahe merah ini diekstrak untuk mendapatkan senyawa aktifnya kemudian diujikan terhadap Aeromonas hydrophila secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menghambat ataupun membunuh ekstrak jahe merah dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan Aeromonas hydrophila, serta untuk mengetahui konsentrasi minimum ekstrak jahe merah yang dapat menghambat dan membunuh Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober - Nopember 2006 di Laboratorium Bakteriologi Stasiun Karantina ikan Tanjung Perak Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan sebelas perlakuan dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Hasil pengamatan kemudian dianalisis menggunakan analisis probit dan uji F yang dilanjutkan dengan uji berjarak Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah mempunyai daya anti bakteri terhadap Aeromonas hydrophila. Berdasarkan hasil analisis probit hambatan pertumbuhan bakteri (MIC) terdapat pada konsentrasi 7.971 % atau 0.07 gram ekstrak/ml pelarut, dan konsentrasi yang dapat membunuh bakteri Aeromonas hydrophila adalah pada 31.849 % atau 0.32 gram ekstrak/ml pelarut. Sedangkan dengan pembacaan spektrofotometer nilai optical density (OD) yang sudah dapat menghambat bakteri Aeromonas hydrophila adalah pada nilai OD mulai 2.569 keatas. Hasil uji F menunjukkan bahwa antar konsentrasi memberikan pengaruh yang berbeda nyata (p < 0.05) dalam menghambat pertumbuhan Aeromonas hydrophila. Konsentrasi yang memberikan pengaruh terbaik yaitu konsentrasi 100 % yang tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 50 % dan 25 %. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektifitas dari ekstrak jahe merah secara in vivo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP. 05/07 Kus d
Uncontrolled Keywords: GINGER; ANTIBACTERIAL AGENTS
Subjects: R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
KUSUMAWARDANI, IRENE RETNO, NIM. 060210038 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKUSDARWATI, RAHAYU, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 15 Jun 2007 12:00
Last Modified: 08 Jun 2017 19:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21147
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item