KERUSAKAN DAN JUMLAH HEMOSIT UDANG WINDU (Penaeus monodon Fab.) YANG MENGALAMI ZOOTHAMNIOSIS

Sunarti, NIM. 060210056 P (2009) KERUSAKAN DAN JUMLAH HEMOSIT UDANG WINDU (Penaeus monodon Fab.) YANG MENGALAMI ZOOTHAMNIOSIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-sunarti-9860-khbp15-k.pdf

Download (387kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-sunarti-8307-khbp15-k.pdf

Download (938kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang windu (Penaeus monodon Fab.) merupakan salah satu komoditas perikanan ekspor terbesar. Di sisi lain, saat ini budidaya udang jenis udang ini terhambat terutama oleh infeksi patogen dan kontrol terhadap penyakit. Salah satu infeksi patogen adalah protozoa dari kelas ciliata, yaitu Zoothamnium penaei yang berperan penting sebagai parasit ektokomensal pada permukaan tubuh udang windu dan menyebabkan penyakit "udang lumutan". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kerusakan hemosit dan jumlah rata-rata hemosit antara udang windu yang sehat dan yang terinfestasi Zoothamnium penaei pada derajat infestasi ringan, sedang dan berat. Sampel udang yang sehat dan yang telah diidentifikasi terinfestasi Zoothamnium penaei berasal dari salah satu tambak pembesaran udang di daerah Lamongan. Lima puluh individu udang windu yang sehat dan 50 individu untuk masing-masing udang windu yang mengalami zoothamniosis pada derajat infestasi ringan, sedang dan berat. Hemolim (hemosit) diambil dari bagian ventral haemocoel pada ruas abdomen kedua menggunakan spuit 1 ml yang berisi EDTA (Ethylene Diamine Tetra Acetic Acid). Variabel yang diamati adalah kerusakan hemosit dan jumlah rata-rata hemosit selama 7 hari. Perubahan jumlah hemosit diuji menggunakan ANAVA (Analisis Varian), apabila terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada udang windu yang terinfestasi Zoothamnium penaei derajat ringan dan sedang tidak terjadi kerusakan, namun pada udang windu yang terinfestasi Zoothamnium penaei derajat infestasi berat menunjukkan kerusakan pada sitoplasma hemosit. Perubahan jumlah rata-rata hemosit udang windu terdapat pada udang yang terinfestasi Zoothamnium penaei derajat infestasi sedang yaitu 61,64x106±3,56x106 sel/ml, sedangkan perubahan jumlah rata-rata hemosit terendah terdapat pada udang windu yang terinfestasi Zoothamnium penaei derajat infestasi berat yaitu 41,04x106±3,64x106 sel/ml.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP. 15/07 Sun k
Uncontrolled Keywords: PENAEUS MONODON; ZOOTHAMNIUM
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
Sunarti, NIM. 060210056 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJuni Triastuti, Rr., S.Pi. M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 08 Jan 2009 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 21:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21165
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item