RESPON PEMBERIAN KELENJAR HIPOFISA AYAM LAYER AFKIR TERHADAP WAKTU LATENSI, DERAJAT FERTILISASI DAN DERAJAT PENETASAN TELUR IKAN KOMET (Carassius auratus auratus)

Handayani, Sri, NIM. 060210065 P (2009) RESPON PEMBERIAN KELENJAR HIPOFISA AYAM LAYER AFKIR TERHADAP WAKTU LATENSI, DERAJAT FERTILISASI DAN DERAJAT PENETASAN TELUR IKAN KOMET (Carassius auratus auratus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KKC KK KH BP 16_07 Han r.pdf

Download (475kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-handayanis-8308-khbp16-r.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan komet (Carassius auratus auratus) adalah ikan hias air tawar yang banyak dibudidayakan di Jawa Timur. Ikan komet memiliki pasaran dan permintaan yang stabil, namun ketersediaan benih masih menjadi kendala dalam usaha budidaya. Salah satu teknologi pembenihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah hipofisasi. Hipofisasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan kepala ayam layer afkir sehingga tidak mengorbankan ikan donor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon hipofisa ayam layer afkir terhadap waktu latensi, derajat fertilisasi dan derajat penetasan telur ikan komet (Carassius auratus auratus). Adaptasi dilakukan pada 20 induk ikan komet betina dan 40 induk ikan komet jantan selama 3 bulan. Perlakuan terdiri dari dosis penyuntikan yang berbeda yaitu 0, 100, 300 dan 500 mg per kilogram berat tubuh ikan komet. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Parameter utama yang diamati, yaitu waktu latensi, derajat fertilisasi dan derajat penetasan telur ikan komet. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil Anova menunjukkan bahwa penyuntikan kelenjar hipofisa ayam layer afkir dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap waktu latensi, derajat fertilisasi dan derajat penetasan telur ikan komet. Berdasarkan hasil penelitian waktu latensi rata-rata terjadi 35 jam setelah penyuntikan, derajat fertilisasi berkisar antara 59,186%-67,802% dan derajat penetasan telur berkisar antara 51,472%-63,098%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 16/07 Han r
Uncontrolled Keywords: CARASSIUS AURATUS; FISH � HATCHERIES
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
Handayani, Sri, NIM. 060210065 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 08 Jan 2009 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 03:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21166
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item