PENERAPAN KONSERVATISME TERHADAP PENGAKUAN PENDAPATAN USAHA JASA KONSTRUKSI DAN PENGUNGKAPAN KEWAJIBAN DIESTIMASI PADA LAPORAN KEUANGAN PT. X DI SURABAYA

PUSPITASARI, 040510310 (2009) PENERAPAN KONSERVATISME TERHADAP PENGAKUAN PENDAPATAN USAHA JASA KONSTRUKSI DAN PENGUNGKAPAN KEWAJIBAN DIESTIMASI PADA LAPORAN KEUANGAN PT. X DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-puspitasar-10495-a120_09-k.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-puspitasar-10140-a12009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (645kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan konstruksi sering kali mengerjakan proyek yang melewati batas periode akuntansi sehingga memerlukan pengukuran dan penyajian laba yang tepat. Pengakuan pendapatan usaha jasa konstruksi yaitu metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai. Metode kontrak selesai mengakui seluruh pendapatan dan beban pada akhir periode selesainya pekerjaan kontrak secara keseluruhan. Sedangkan metode persentase penyelesaian mengakui pendapatan dan biaya sesuai kemajuan perusahaan dalam menyelesaikan kontrak dan tidak menangguhkan unsurunsur ini sampai diselesaikan. Kewajiban diestimasi adalah kewajiban yang waktu dan jumlahnya belum pasti dan harus diungkapkan bila telah memenuhi tiga kondisi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menguji tentang pengakuan pendapatan dan pengungkapan kewajiban diestimasi PT. X lalu dibandingkan dengan prinsip akuntansi yang berlaku yaitu PSAK no. 34 dan PSAK no. 57, dan pengaruhnya terhadap penyajian laporan keuangan. Identifikasi data dilakukan terhadap data skunder. Penelitian ini dibatasi pada laporan keuangan tahun 2006 dan hanya membahas tiga proyek karena terlalu banyaknya proyek yang dikerjakan oleh PT. X pada tahun 2006. Dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi PT. X, pengakuan pendapatan harus mengeluarkan biaya yang masih harus dibayar karena tidak mencerminkan prestasi proyek pada metode cost-to-cost, mempertimbangkan addendum dan perubahan estimasi. Bila terjadi keterlambatan penyelesaian proyek, diungkapkan kewajiban diestimasi yang berasal dari klausul dendapada kontrak. Estimasi jumlah kewajiban tersebut dihitung dan dapat diungkapkan pada laporan keuangan PT. X per 31 Desember 2006. Dari hasil penelitian disimpulkan PT. X mengakui pendapatannya terlalu tinggi karena memperhitungkan biaya yang masih harus dibayar yang tidak mencerminkan prestasi proyek. PT. X juga belum mempertimbangkan addendum dan perubahan estimasi dalam mengakui pendapatannya. Selain itu PT. X belum mengungkapkan kewajiban diestimasi atas klausul denda keterlambatan penyelesaian pada kontrak tiap proyek. Sehingga terjadi pendapatan yang overstatement. Menurut PSAK no. 34 dalam menghitung pendapatan yang diakui, PT. X harus mengeluarkan biaya yang tidak mencerminkan prestasi proyek, memperhitungkan addendum dan perubahan estimasi biaya. Selain itu, bila tiga kondisi telah terpenuhi, PT. X seharusnya mengungkapkan kewajiban diestimasi sesuai PSAK no. 57.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 120 / 09 Pus p
Uncontrolled Keywords: Pengakuan pendapatan, kewajiban diestimasi, pengungkapan.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB522-715 Income. Factor shares
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2005-2216 Income and expenditure. Budget
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
PUSPITASARI, 040510310UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorElia Mustikasari, Dr.,M.Si.,AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 01 Sep 2009 12:00
Last Modified: 24 Jul 2016 14:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2132
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item