PENGARUH PEMBERIAN INFUSA BUAH MENGKUDU ( Morin& citrifolia L. ) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HEPAR MENCIT (Mas musculus ) DENGAN DIET TINGGI LEMAK

NOVI ARDIANASARI, 069812552 (2004) PENGARUH PEMBERIAN INFUSA BUAH MENGKUDU ( Morin& citrifolia L. ) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HEPAR MENCIT (Mas musculus ) DENGAN DIET TINGGI LEMAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
novi a.pdf

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-ardianasar-1702-kh49_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari infusa buah mengkudu terhadap histopatologis hepar mencit yang diberi diet tinggi lemak. Dalam penelitian ini digunakan 30 ekor mencit ( Mus musculus ) jantan strain CBR berumur kurang lebih 3 bulan sebagai hewan percobaan yang dibagi secara acak menjadi lima kelompok perlakuan, masing - masing perlakuan terdiri dari enam ulangan. Adapun kelima kelompok perilakuan tersebut adalah sebagai berikut : kelompok POI diberi pakan standar dan aquadest sebanyak I ml, kelompok PO2 diberi pakan tinggi lemak dan aquadest sebanyak Iml, kelompok perlakuan pertama (PI) diberi pakan tinggi lemak dan infusa buah mengkudu 20% sebanyak 1 ml, kelompok perlakuan kedua (P2) diberi pakan tinggi lemak dan infusa buah mengkudu 40% sebanyak I ml, dan kelompok perlakuan ketiga (P3) diberi pakan tinggi lemak dan infusa buah mengkudu 60% sebanyak I ml. Pemberian pakan standar, tinggi lemak dan minum diberikan secara ad libitum. Pemberian infusa buah mengkudu, pakan standar dan tinggi lemak diberikan selama 2 bulan (60 hard). Setelah 60 hard perlakuan, masing — masing mencit dibedah dan diambil heparnya untuk dibuat preparat histologis. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan statistik nonparametrik yaitu uji Kruskal Wallis, apabila menunjukan perbedaan dilanjutkan dengan uji Perbandingan Berganda atau uji Z. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada kelima perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata ( P < 0,05 ) terhadap kerapatan degenerasi melemak dan nekrosis pada sel hepar mencit jantan. Kemudian dari uji Z diperoleh hasil bahwa antara perlakuan terdapat perbedaan yang nyata ( P < 0,05 ), dimana pada periakuan pertama ( PI ) memiliki kerapatan degenerasi melemak dan nekrosis yang tidak berbeda nyata dengan kelompok PO1, walaupun tidak berbeda nyata dengan kelompok PO2. kelompok (P2), dan kelompok (P3).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 49/06 Ard p
Uncontrolled Keywords: Rubianceae, Liver Cells – Inclusions
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
S Agriculture > SB Plant culture > SB354-402 Fruit and fruit culture
S Agriculture > SF Animal culture > SF405.5-407 Laboratory animals
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
NOVI ARDIANASARI, 069812552UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Galiojono, M.S., DrhUNSPECIFIED
ContributorRahmi Sugihartuti, M.Kes., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 16 Aug 2006 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 18:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21390
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item