PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA . NESS) TERHADAP JUMLAH BAKTERI PADA IKAN LELE (CLARIAS BATRACHUS) YANG TELAH DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA.

Farichatin, 060310087 P (2005) PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA . NESS) TERHADAP JUMLAH BAKTERI PADA IKAN LELE (CLARIAS BATRACHUS) YANG TELAH DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-farichatin-2033-kkckkk-k.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-farichatin-2033-khbp02-p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dilakukan penelitian mengenai pengaruh ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) terhadap jumlah bakteri pada ikan Lele (Clarias batrachus) yang telah diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila dibawah bimbingan Bapak Didik Handijatno, M. S., Drh sebagai pembimbing pertama dan Bapak Ir. Yudi Cahyoko, M.Si sebagai pembiunbing kedua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) sebagai antibakterial memiliki kemampuan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan Aeromonas hydrophila pada ikan Lele (Clarias batrachus). Dosis ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) yang digunakan yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm dan 300 ppm. Ikan direndam terlebih dahulu pada masing-masing aquarium yang telah ditambahkan 2 ml suspensi bakteri yang telah disesuaikan dengan Standard McFarland no. 0,5 sampai timbul gejala klinis. Perlakuan perendaman menggunakan ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) dilakukan selama satu hari setelah itu ikan dipelihara dulu selama 4 hari, kemudian ikan pada masing-masing perlakuan dibedah untuk diambil insangnya, digerus dan diencerkan dengan konsentrasi 10-1 sampai 10-9 untuk kemudian ditanam pada media McConkey Agar, diinkubasi selama sehari lalu dihitung jumlah bakteri yang masih hidup dengan metode Total Plate Count. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan, untuk pengolahan data menggunakan uji One Way Anova, uji Duncan Multiple Rate Test (DMRT) (SPSS for Windows). Pada penghitungan jumlah bakteri, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata diantara hasil perlakuan, perlakuan dengan dosis 300 ppm menunjukkan hasil perlakuan terbaik dengan menunjukkan jumlah bakteri yang paling sedikit, sedangkan perlakuan kontrol menunjukkan hasil perlakuan paling rendah karena menunjukkan jumlah bakteri yang terbanyak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) sebagai antibakterial mampu menurunkan jumlah bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan Lele (Clarias batrachus) . Peneliti menyarankan perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut tentang histopatologi dari ikan yang terinfeksi Aeromonas hydrophila dengan dosis yang digunakan sebaiknya dibawah 300 ppm, serta pengaruh ekstrak daun Sambiloto (Andrographis paniculata, Ness) terhadap pengendalian jenis bakteri yang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 02/06 Far p
Uncontrolled Keywords: WALKING CATFISH; AEROMONAS HYDROPHILA
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
Farichatin, 060310087 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDidik Handijatno, Drh., M.SUNSPECIFIED
ContributorYudi Cahyoko, Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 14 Sep 2006 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 03:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21410
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item