PENGARUH PERENDAMAN BENIH LOBSTER AIR TAWAR CAPIT MERAH (Cherax quadricarinatus) PADA UMUR YANG BERBEDA DALAM HORMON SINTETIK 17 ALPHA METILTESTOSTERON TERHADAP PERSENTASE KELAMIN JANTAN

Gunesti Studivianto, 060210054 P (2006) PENGARUH PERENDAMAN BENIH LOBSTER AIR TAWAR CAPIT MERAH (Cherax quadricarinatus) PADA UMUR YANG BERBEDA DALAM HORMON SINTETIK 17 ALPHA METILTESTOSTERON TERHADAP PERSENTASE KELAMIN JANTAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-studiviant-3140-kkckkk-k.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-studiviant-3140-khbp17-p.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lobster air tawar capit merah (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu lobster air tawar yang mempunyai prospek cerah untuk dibudidayakan. Lobster tawar capit merah mulai dibudidayakan pembudidaya ikan di Indonesia sejak tahun 2000. Di masyarakat, permintaan lobster air tawar jantan lebih tinggi dibanding dengan betinanya. Hal ini disebabkan selain sebagai konsumsi, lobster air tawar capit merah jantan dapat dipelihara dalam akuarium sebagai lobster hias. Perendaman benih lobster air tawar capit merah dengan hormon sintetik 17 alpha metiltestosteron diketahui dapat meningkatkan persentase kelamin jantannya. Seks reversal adalah suatu teknologi yang membalikkan arah perkembangan kelamin menjadi berlawanan. Penerapan teknologi ini, ikan yang seharusnya berkelamin jantan diarahkan perkembangan gonadnya menjadi betina dan sebaliknya. Melalui teknik seks reversal fenotip ikan dapat dirubah, tetapi genotipnya tidak berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman benih lobster air tawar capit merah (Cherax quadricarinatus) dalam hormon sintetik 17 alpha metiltestosteron 2 mg/1 selama 24 jam terhadap persentase kelamin jantan dan tingkat kelangsungan hidup. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pendidikan Perikanan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan umur benih lobster air tawar capit merah yaitu: A (10 hari), B (15 hari), C (20 hari), D (25 hari), E (30 hari) hari dan kontrol (0 hari) setelah penetasan. Masing-masing perlakuan mendapatkan ulangan sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah persentase benih berkelamin jantan dan tingkat kelangsungan hidup benih lobster air tawar capit merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase jantan tertinggi terdapat pada perlakuan umur 10 hari setelah penetasan, yaitu sebesar 76,77% dibanding dengan perlakuan lain yaitu umur 15 hari sebesar 32,75%, 20 hari sebesar 30,46%, 25 hari sebesar 28,54%, 30 hari sebesar 16,48% dan kontrol ( 0 hari) sebesar 29,63%. Tingkat kelangsungan hidup lobster air tawar capit merah di antara perlakuan setelah dipelihara selama penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perendaman benih lobster air tawar capit merah dengan hormon sintetik 17 alpha metiltestosteron dapat meningkatkan persentase kelamin jantan, tapi tidak berpengaruh pada tingkat kelangsungan hidupnya. Hasil persentase kelamin jantan tertinggi didapat pada benih lobster air tawar capit merah yang direndam dalam hormon sintetik 17 alpha metiltestosteron umur 10 hari setelah penetasan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 17/06 Stu p
Uncontrolled Keywords: METHYLTESTOSTERONE – FISHES
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology > QL360-599.82 Invertebrates
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
Gunesti Studivianto, 060210054 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorTutik Juniastuti, M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 08 Dec 2006 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 03:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21422
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item