Pengaruh Pemberian Hidrogen Peroksida terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Ikan Koi (Cyprinus carpio LINNAEUS) pada Pengangkutan Ikan Sistem Tertutup.

Iswi Diantari, 060310100 P (2006) Pengaruh Pemberian Hidrogen Peroksida terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Ikan Koi (Cyprinus carpio LINNAEUS) pada Pengangkutan Ikan Sistem Tertutup. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-diantariis-3160-kkckkk-k.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-diantariis-3160-khbp23-p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui konsentrasi dan dosis optimal dari hidrogen peroksida yang mampu mempertahankan tingkat kelangsungan hidup benih ikan koi pada pengangkutan ikan dengan sistem tertutup selama 12 jam. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 26 - 30 Desember 2005, di Laboratorium Pendidikan Perikanan, Fakultas Kedoktran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri atas lima perlakuan dan satu perlakuan kontrol, dan masing-masing perlakuan diulang empat kali. Benih ikan yang berasal dari Pare, Kediri, dengan berat badan rata-rata 5 g dan panjang rata-rata 5-7 cm dan diaklimatisasi selama 4 hari, kemudian dipuasakan selama 48 jam. Benih ikan dimasukan ke dalam kantong plastik diameter 30 cm, dengan kepadatan 10 ekor/liter air. Pada perlakuan A, B, C, D, dan E pada masing-masing perlakuan ditambahkan hidrogen peroksida 5% sebanyak 0,2 ml; 0,4 ml; 0,6 ml; 0,8 ml; dan 1,0 ml tiap liter air tanpa penambahan oksigen murni, dan pada perlakuan F atau perlakuan kontrol ditambahkan oksigen murni tanpa ada penambahan hidrogen peroksida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan hidrogen peroksida untuk pengangkutan benih ikan koi selama 12 jam menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi yaitu 82,5% untuk perlakuan A(0,2 ml) dan 100% untuk perlakuan B(0,4 ml), C(0,6 ml), D(0,8 ml), dan E(1,0 ml). Pada perlakuan F(kontrol) didapatkan tingkat kelangsungan hidup benih ikan koi sebesar 85%. Berdasarkan penelitian, dosis terbaik untuk pengangkutan benih ikan koi dengan sistem tertutup selama 12 jam adalah 0,6 ml/l air (perlakuan C). Pada penelitian ini oksigen terlarut pada akhir penelitian berkisar antara 1,98- 2,70 ppm dengan kandungan karbondioksida berkisar antara 9,45-12,6 ppm. Suhu air pada media penelitian meningkat sebesar satu derajat dari 22ºC menjadi 23ºC, sedangkah urttuk pH pada awal penelitian sebesar 7,6 dan pada akhir penelitian sebesar 7,2

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 23/06 Dia p
Uncontrolled Keywords: HYDROGEN PEROXIDE; NUTRITION
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Iswi Diantari, 060310100 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Subekti, Prof., Dr., Hj., DEA., DrhUNSPECIFIED
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Dec 2006 12:00
Last Modified: 09 Oct 2016 11:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21428
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item