DETEKSI AKTIFITAS ENZIM EKSOGLUKANASE BAKTERI SELULOLITIK DALAM MENGHIDROLISIS SELULOSA SECARA IN-VITRO

Prasidi Anugraha, 060433264 (2007) DETEKSI AKTIFITAS ENZIM EKSOGLUKANASE BAKTERI SELULOLITIK DALAM MENGHIDROLISIS SELULOSA SECARA IN-VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Prasidi Anugraha.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-anugrahapr-5822-kh6707-d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Serat kasar adalah bagian dari makanan yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan. Serat kasar berisi selulosa, hemiselulosa dan polisakarida lain. Mikroba memiliki enzim selulase, yakni zat yang mampu menghancurkan karbohidrat selulosa menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana. Enzim dibedakan menjadi dua macam, yaitu Endoenzim dan Eksoenzim (eksoglukanase). Enzim Eksoglukanase merupakan enzim selulosa yang menyerang ujung rantai selulosa non pereduksi. Deteksi aktifitas enzim eksoglukanase dapat digunakan untuk mengetahui seberapa besar aktifitas enzim yang dihasilkan oleh bakteri selulolitik. Deteksi aktifitas enzim eksoglukanase bakteri selulolitik dalam menghidrolisis selulosa dapat dilakukan secara in-vitro dengan menggunakan media Carboxyl methyl cellulose (CMC) Agar dan di warnai dengan Congo red. CMC adalah derivat selulosa yang direaksikan dengan alkaline chloroacetic acid. Struktur dasar CMC adalah β-1,4-Glukopiranosa yang merupakan polimer selulosa. CMC memiliki panjang molekul yang lebih pendek dibanding dengan selulosa murni. Pada deteksi enzim eksoglukanase secara in-vitro CMC akan dihidrolisis menjadi glukosa oleh selulase. Congo red akan bereaksi dengan polisakarida, termasuk D-glukan dan selulosa yang telah disubstitusi (CMC) menjadi polisakarida kompleks yang benwarna merah. Sedangkan CMC yang terhidrolisis tidak dapat bereaksi dengan congo red sehingga memberikan bentukan zona halo. Deteksi aktifitas enzim eksoglukanase bakteri selulolitik dalam menghidrolisis selulosa secara in-vitro dilakukan dengan cara menusukkan isolat bakteri dengan menggunakan osse steril pads media CMC Agar steril. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan media CMC Agar, deteksi aktifitas enzim eksoglukanase bakteri selulolitik dalam menghidrolisis selulosa secara in-vitro dapat diketahui. Dari empat isolat bakteri selulolitik, menunjukkan adanya aktifitas enzim eksoglukanase yang ditandai dengan adanya zona halo di sekitar koloni, diameter zona halo terbesar dihasilkan oleh Cellulomonas sp dan diameter zona halo terkecil dihasilkan oleh Acidiphilium facilis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 67/07 Anu d
Uncontrolled Keywords: Exoglucanase, Cellulolitic bacteria, Shining zone
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
Prasidi Anugraha, 060433264UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDidik Handijatno, M.S., DrhUNSPECIFIED
ContributorMustikoweni P, Dr., Ir., Hj., M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 16 Jan 2008 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 04:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21448
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item