PENGARUH EKSTRAK TANAMAN CIKAL TULANG (Cissus quadrangularis) SEBAGAI ANTIOSTEOPOROSIS TERHADAP KADAR BLOOD UREA NITROGEN (BUN) DAN KREATININ TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) OVARIEKTOMI

EKIX DICKO CAHYONO, 061011108 (2014) PENGARUH EKSTRAK TANAMAN CIKAL TULANG (Cissus quadrangularis) SEBAGAI ANTIOSTEOPOROSIS TERHADAP KADAR BLOOD UREA NITROGEN (BUN) DAN KREATININ TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) OVARIEKTOMI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-cahyonoeki-35510-6.abstr-t.pdf

Download (675kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2015-cahyonoeki-35510-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ekix Dicko. Osteoporosis adalah kondisi atau penyakit dimana tulang menjadi rapuh dan mudah retak atau patah. Osteoporosis sering menyerang manusia maupun hewan. Kondisi ini dapat terjadi akibat tindakan sterilisasi hewan betina (ovariektomi) yang biasanya dilakukan pada hewan kesayangan baik itu anjing maupun kucing yang menyebabkan kadar estrogen tubuh hewan menurun. Hal tersebut dapat terjadi karena estrogen mempunyai peranan sebagai inhibitor yang kuat pada proses resorpsi tulang, dan pada akhirnya akan terjadi kerapuhan tulang (osteoporosis). Pencegahan osteoporosis telah banyak dilakukan salah satunya dengan pemberian hormon estrogen. Namun, mengingat efek negatif penggunaan estrogen sebagai HRT (Hormone Replacement Therapy) yaitu meningkatkan resiko kanker endometrium, kanker payudara dan pendarahan vagina, membuat dunia medis kini mengalihkan HRT kepada penggunaan tumbuhan yang mengandung fitoestrogen yang terbukti memberi efek perbaikan terhadap penderita osteoporosis melalui efeknya meningkatkan massa tulang. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) betina galur Wistar berumur 3 bulan. Hewan coba dibagi secara acak menjadi lima kelompok penelitian dan empat ulangan. Perlakuan meliputi tikus normal (P0) dengan pakan standar tanpa pemberian obat, tikus ovariektomi dengan pakan standar dan tetap diberikan CMC Na sebanyak 1,5 ml selama 42 hari berturut-turut (P1), tikus ovariektomi dengan pakan standar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH. 184-14 Cah p
Uncontrolled Keywords: OSTEOPOROSIS; KREATININ
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
EKIX DICKO CAHYONO, 061011108UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Mulyati, Dr., drh., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 06 Feb 2015 12:00
Last Modified: 21 Sep 2016 06:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21608
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item