PENGARUH PENAMBAHAN AIR RENDAMAN DEDAK DENGAN DOSIS YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN Daphnia spp. TERHADAP PRODUKSI EPHIPPIA Daphnia spp.

ANTON MONE, 060210074 P (2007) PENGARUH PENAMBAHAN AIR RENDAMAN DEDAK DENGAN DOSIS YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN Daphnia spp. TERHADAP PRODUKSI EPHIPPIA Daphnia spp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Anton Mone.pdf

Download (511kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-moneanton-9471-khbp20-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Daphnia spp. merupakan salah satu jenis pakan alami yang digunakan sebagai pakan larva ikan air tawar. Daphnia spp. dapat diperoleh dari alam sehiogga dapat digunakan sebagai bibit kultur Skala massal. Kultur Daphnia spp. kondisi tertentu, seperti : kepadatan populasi terlalu tinggi, ketersediaan pakan terbatas, suhu rendah dan pendeknya lama penyinaran akan menghasilkan telur dorman (ephippia) yang mampu bertahan pads kondisi lingkungan tidak optimal. Penambahan air rendaman dedak pada media kultur Daphnia spp. dapat meniogkatkan populasi Daphnia spp. secara signifikan hingga mencapai puncak populasi dan dilanjutkan dengan produksi ephippia sebagai hasil akhir dari siklus hidup Daphnia spp. Penelitian mengenai produksi ephippia Daphnia spp. dengan memanipulasi nutrien untuk Daphnia spp. hingga saat ini masih jarang dilakukan. Penambahan dosis air rendaman dedak terbaik sebagai pakan Daphnia spp. untuk menghasilkan produksi ephippia Daphnia spp. tertinggi masih belum diketahui. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian mengenai pengaruh penambahan air rendaman dedak dengan dosis berbeda sebagai pakan Daphnia spp. terhadap produksi ephippia Daphnia spp. dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan air rendaman dedak dengan dosis yang berbeda sebagai pakan Daphnia spp. terhadap produksi ephippia Daphnia spp. dan dosis air rendaman dedak terbaik sebagai pakan Daphnia spp. yang dapat menghasilkan ephippia Daphnia spp. tertinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Perikanan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga Surabaya pada tangggal 24 Januari sampai 5 Februari 2007. Rancangan Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dosis air rendaman dedak dan 4 ulangan. dosis air rendaman dedak meliputi A (10 x 0,2 gr/ml), B (20 x 0,2 gr/ml), C (30 x 0,2 gr/ml), D (40 x 0,2 gr/ml) dan E (50 x 0,2 gr/ml). Parameter uji pada penelitian ini meliputi parameter utama yaitu produksi ephippia Daphnia spp., dan parameter penunjang yaitu : persentase Daphnia spp. dewasa¬anak6 populasi Daphnia spp. Berta kualitas air (suhu, pH, oksigen terlarut dan amooia). Data hasil penelitian diuji dengan menggunakan analisis varian (AN,WA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan, dan jika terdapat pengaruh mak* dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan derajat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ephippia Daphnia spp. tertirggi ter adi pada hari ke-10 dihasilkan oleh perlakuan C (30 x 0,2 gr/ml) sebesar 4000 ephippia. Persentase Daphnia spp. dewasa semakin meningkat pada saat ephippia mulai diproduksi (hari ke-10) untuk semua perlakuan. Populasi Daphnia spp. mencapai puncak pada hari ke-9, dan populasi tertinggi dihasilkan padalperlakuan E (50 x 0,2 gr/ml). Kualitas air secara keseluruhan masih berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan Daphnia spp., yaitu suhu berkisar antara 29 - 31°C; pH berkisar antara 6,9 – 7,5; oksigen terlarut berkisar antara 3,04 «- 4,8 mg/l dan amonia berkisar antara 0,0048 – 0,0144 mg/l. Penambahan air re~ndaman dedak dengan dosis yang berbeda sebagai pakan Daphnia spp. akan berpengaruh terhadap produksi ephippia Daphnia spp. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mencari perbandingan Daphnia spp. jantan dan betina yang mampu menghasilkan ephippia Daphnia spp. tertinggi perlu dilakukan agar dapat dimaofaatkan sebagai stok bibit murni Dapnia spp.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 20/08 Mon p
Uncontrolled Keywords: Air rendaman dedak; Pakan; Daphnia
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF409 Small animal culture
T Technology > TS Manufactures > TS2284-2288 Animal feeds and feed mills. Pet food industry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANTON MONE, 060210074 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAkhmad Taufiq Mukti, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 04 May 2009 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 02:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21667
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item