KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PADA PAKAN BUATAN YANG DIFERMENTASI DENGAN PROBIOTIK

ENIKA KUSUMANINGSIH, 060210046 P (2007) KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PADA PAKAN BUATAN YANG DIFERMENTASI DENGAN PROBIOTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-kusumaning-9795-khbp05-k.pdf

Download (431kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-kusumaning-9472-khbp05-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pakan merupakan hal yang sangat penting pada kegiatan budidaya ikan, baik semi intensif maupun intensif. Peningkatan kualitas pakan salah satunya dapat dilakukan dengan cara fenmentasi. Fermentasi dengan dosis probiotik yang terbaik diharapkan dapat meningkatkan kandungan nutrien pakan buatan, yaitu meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh probiotik terhadap kandungan protein kasar, mengetahui pengaruh probiotik terhadap kandungan serat kasar pada pakan buatan terfen nentasi dan untuk mengetahui dosis probiotik yang terbaik dalam upaya meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar pads pakan buatan terfermentasi. ' Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Makanan Ternak Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dosis probiotik yaitu P (0 ml/kg), Q (40 ml/kg), R (80 ml/kg) dan S (120 ml/kg) dengan masing-masing perlakuan mendapat 5 kali ulangan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan Analisis Varian (Anava), setelah terdapat perbedaan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf 5%. Hasil penelitian fermentasi pakan buatan dengan probiotik memberikan perbedaan yang nyata terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan kandungan protein kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan S (24,3326%) yang berbeda nyata dengan perlakuan R (22,9062%), Q (22,1652%) dan P (21,1386%). Hasil penelitian menunjukkan kandungan serat kasar terendah diperoleh pada perlakuan S (7,3621%) yang berbeda nyata dengan perlakuan R (9,381%), Q (10,2953%) dan P (10,7721%). Hasil penelitian ini menunjukkan dosis probiotik yang paling baik dalam meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar pakan buatan adalah 120ml/kg.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 05/08 Kus k
Uncontrolled Keywords: Protein kasar; serat kasar; Pakan buatan; Pakan fermentasi
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
T Technology > TS Manufactures > TS2284-2288 Animal feeds and feed mills. Pet food industry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ENIKA KUSUMANINGSIH, 060210046 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MPUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 04 May 2009 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 02:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21668
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item