PENGARUH PEMUPUKAN BERULANG KOTORAN AYAM TERFERMENTASI EFFECTIVE MICROORGANISMS TERHADAP POPULASI CACING SUTERA (Tubifex tubifex)

ADITYA TRIAM PUTRA AMANDA, 060210051 P (2009) PENGARUH PEMUPUKAN BERULANG KOTORAN AYAM TERFERMENTASI EFFECTIVE MICROORGANISMS TERHADAP POPULASI CACING SUTERA (Tubifex tubifex). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-amandaadit-9873-khbp01-k.pdf

Download (444kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-amandaadit-9479-khbp01-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tubifex tubifex atau biasa disebut casing sutera mempakan salah sate jenis pakan alami yang banyak digunakan karena memiliki beberapa kelebihan, antara lain mempunyai kisaran ukuran yang tepat bagi larva ikan, kandungan nutrisi yang cukup tinggi dan mengandung pigmen karotenoid. Budidaya T. tubifex dapat dilakukan pada media yang dibuat dari kombinasi kotoran ayam dan Lumpur kolam. Kotoran ayam digunakan sebagai pupuk tambahan karena mengandung unsur yang dibutuhkan T. Tubifex dan fermentasi dapat meningkatkan kandungan nutrisi kotoran ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan berulang dengan kotoran ayam terfermentasi Effective Microorganisms (EM). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu PO sebagai kontrol (0 g/cm2/hari), PI (dosis pemupukan 0,063 g/cm2/hari), P2 (dosis pemupukan 0,125 g/cm2/2hari), P3 (dosis pemupukan 0,250 g/cm2/4hari) dan P4 (dosis pemupukan 0,500 g/cm2/8hari). Parameter uji utama adalah kepadatan populasi dan biomassa T. tub /ex, sedangkan parameter uji pendukung adalah suhu, pH, oksigen terlarut, amoniak dan kandungan C-organik dan N-organik pada media. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anava (Analysis of Variance) kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P3 (pemupukan 0,250 g/cm2/4hari) memberikan hasil terbaik pada pertambuhan populasi, biomassa dan laju pertumbuhan T. tubifex dengan rata-rata populasi 4899 individu, biomassa total 15,45 g dan laju pertumbuhan rata-rata 2,02 g. Kualitas air yang terukur selama penelitian adalah suhu bekisar antara 27,5–30 °C; oksigen terlarut berkisar antara 2,5–3,4 ppm; pH bekisar antara 6,5–7,3; amoniak sebesar 0,06 mg/l; kandungan C-organik berkisar antara 1,32-2,11% dan kandungan N-organik berkisar antara 0,11-0,25% Kualitas air tersebut dalam kondisi optimal untuk pertumbuhan T. tubifex.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 01/08 Ama p
Uncontrolled Keywords: Fishes – feeding and feed
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology
S Agriculture > SF Animal culture > SF409 Small animal culture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
T Technology > TS Manufactures > TS2284-2288 Animal feeds and feed mills. Pet food industry
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ADITYA TRIAM PUTRA AMANDA, 060210051 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRr. Juni Triastuti, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
ContributorAkhmad Taufiq Mukti, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 06 May 2009 12:00
Last Modified: 30 Sep 2016 04:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21674
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item