PENGARUH KONSENTRASI DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS SPERMA IKAN MASKOKI (Carassius auratus)

SARTOYO, 060110012 P (2006) PENGARUH KONSENTRASI DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS SPERMA IKAN MASKOKI (Carassius auratus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2006-sartoyo-1993-khbp04-k.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s2-2006-sartoyo-1993-khbp04-6.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan suhu penyimpanan terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ikan maskoki (Carassius auratus) dan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi dan suhu penyimpanan terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa ikan maskoki (Carassius auratus). Penelitian ini adalah jenis eksperimen dengan rancangan percobaan adalah Rancangan Faktorial. Data dianalisis menggunakan Analisa Varian (Anava) dua faktor dan untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dilakukan uji Jarak Berganda Duncan (Duncan's Multiple Range test), sedangkan untuk hubungan antara perlakuan dilakukan uji regresi linear. Faktor pertama konsentrasi spermatozoa dengan 3 perlakuan, yaitu 20 juta sel spermatozoa, 40 juta sel spermatozoa dan 60 juta sel spermatozoa, sedangkan faktor kedua suhu penyimpanan, dengan 2 perlakuan yaitu suhu -10°C dan 28°C Waktu pengamatan setiap 3 jam sekali. Ulangan yang dipakai dalam penelitian ini sebanyak 3 ulangan. Parameter utama yang diamati dalam penelitian yaitu motilitas spermatozoa dan daya hidup spermatozoa, sedangkan parameter lain yang diamati sebagai data tambahan adalah derajad keasaman (pH), suhu, berat induk ikan, panjang induk ikan, bau sperma dan warna sperma. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan interaksi yang sangat nyata pada pemeriksaan 6 jam, sedangkan pada 3 jam pemeriksaan tidak terjadi interaksi. Perlakuan kombinasi konsentrasi dan suhu penyimpanan yang terbaik untuk menghasilkan motilitas tertinggi adalah perlakuan kombinasi AIB3 pada 3 jam pemeriksaan dan Al B2 pada 6 jam pemeriksaan. Interaksi yang menunjukkan motilitas terbaik adalah konsentrasi 40 juta spermatozoa dan suhu - 10°C pada 3 jam pemeriksaan. Daya hidup spermatozoa menunjukkan kecenderungan yang berbeda, baik perlakuan konsentrasi dan suhu penyimpanan tetapi tidak terjadi interaksi di antara kedua perlakuan. Perlakuan kombinasi konsentrasi dan suhu penyimpanan yang terbaik untuk menghasilkan daya hidup tertinggi adalah perlakuan kombinasi AIB3 pada 3 jam pemeriksaan dan perlakuan kombinasi A 1 B3 pada 6 jam pemeriksaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKC KH BP 04/06 Sar p
Uncontrolled Keywords: GOLDFISH
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
SARTOYO, 060110012 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAkhmad Taufiq Mukti, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
ContributorAGOES SOEGIANTO, DrUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 12 Sep 2006 12:00
Last Modified: 11 Oct 2016 03:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21689
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item