DAYA ANTIBAKTERI BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) YANG DIEKSTRAKSI DENGAN ETANOL DAN YANG DIEKSTRAKSI DENGAN AIR TERHADAP Aeromonas hydrophila SECARA In Vitro

HAYU WINDYAANITA, 060110014 P (2006) DAYA ANTIBAKTERI BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) YANG DIEKSTRAKSI DENGAN ETANOL DAN YANG DIEKSTRAKSI DENGAN AIR TERHADAP Aeromonas hydrophila SECARA In Vitro. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-windyaanit-2039-khbp09-k.pdf

Download (424kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-windyaanit-2039-khbp09-6.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mambandingkan daya antibakteri buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) yang diekstraksi dengan etanol dan yang diekstraksi dengan air terhadap Aeromonas hydrophila secara in vitro. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu konsentrasi minimal yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik) dan membunuh bakteri (bakterisidal) serta diameter daya hambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini adalah jenis eskperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial sebagai rancangan percobaan. Data berupa diameter daerah hambatan bakteri yang dianalisis kuantitatif dengan menggunakan Analisa Varian (ANAVA) dua faktor. Jika terdapat perbedaan hasil maka selanjutnya untuk mengetahui perlakuan yang terbaik digunakan uji Jarak Berganda Duncan's (Duncan's Multiple Range test). Persiapan penelitian adalah pembuatan simplia buah mengkudu sampai menjadi ekstrak buah mengkudu yang dilarutkan dalam etanol dan dalam air serta penyiapan suspensi bakteri Aeromonas hydrophila dengan kepadatan 108CFU/ml. Metode uji kepekaan kuman yang digunakan adalah metode dilusi dengan penentuan Minimal Inhibitory Concentration Test (MIC Test) dan Minimal Bactericidal Concentration Test (MBC Test) serta metode difusi disk. Prinsip metode dilusi dalam uji kepekaan kuman adalah satu sari pengenceran larutan ekstrak buah mengkudu dimulai dari konsentrasi tertinggi sampai terendah yaitu 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, 3.125%, 1.56%, 0.78%, 0.4% dan 0.2% dengan tiga ulangan yang diinokulasikan dengan bakteri Aeromonas hydrophila dan diinkubasi pada suhu 28°C selama 24 jam. Setelah inkubasi akan tampak adanya hambatan pertumbuhan bakteri berupa perubahan kekeruhan larutan pada MIC test yang dilanjutkan dengan ada/tidaknya pertumbuhan bakteri pada media Triple Soya Agar (TSA) pada MBC test. Uji kepekaan kuman melalui metode difusi disk dilakukan sebayak sepuluh perlakuan kombinasi dengan tiga ulangan yaitu lima konsentrasi pengenceran (100%, 50%, 25%, 12.5% dan 6.25%) dan dua pelarut (etanol dan air) pada media Mueller Hinton Agar (MHA) yang diinkubasi pada suhu 28°C selama 24 jam dan dituangi suspensi bakteri Aeromonas hydrophila. Hasil pengujian menunjukkan adanya daerah jernih disekitar kertas disk sebagai diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophila. Hasil penelitian yang dapat diamati pada metode dilusi adalah hasil MBC dari buah mengkudu yang diekstraksi dengan etanol sampai konsentrasi 1,56% dan dengan air sampai konsentrasi 6,25% tidak terdapat pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophila. Untuk metode difusi disk menghasilkan diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri Aeromonas hydrophila yang berbeda sangat nyata dari perlakuan konsentrasi pengenceran dan pelarut, sedangkan pada perlakuan kombinasi tidak terdapat interaksi diantara kedua perlakuan. Kemudian dilanjutkan dengan uji Jarak berganda Duncan's diketahui diameter terbaik dari perlakuan al (larutan berkonsentrasi 100%) sebesar 16,17 mm, sedangkan untuk diameter daerah hambatan terbaik dari perlakuan b1 (buah mengkudu diekstraksi etanol) sebesar 13,07 mm. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa : 1. Ekstrak buah mengkudu dapat menghambat dan membunuh bakteri Aeromonas hydrophila secara in vitro pada konsentrasi 1,56% dari buah mengkudu yang diekstraksi etanol serta diameter daerah hambatan terbaik 16,17 mm (perlakuan konsentrasi 100%) dan 13,07 mm (perlakuan pelarut etanol). 2. Adanya perbedaan daya antibakteri antara buah mengkudu yang diekstraksi dengan etanol dan yang diekstraksi dengan air.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKC KH BP 09/09 Win d
Uncontrolled Keywords: MORIDAE; ANTIBACTERIAL AGENTS; AEROMONAS HYDROPHILA
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD415-436 Biochemistry
Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
HAYU WINDYAANITA, 060110014 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahayu Kusdarwati, Ir., M.KesUNSPECIFIED
ContributorSudarno, Ir., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 14 Sep 2006 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 02:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21695
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item