IDENTIFIKASI BAKTERI PEKTINOLITIK ASAL TANAH DAN AIR TAMBAK YANG MENGHASILKAN IKAN BERCITARASA LUMPUR

UMI UTAMI DEWI, 060110015 P (2006) IDENTIFIKASI BAKTERI PEKTINOLITIK ASAL TANAH DAN AIR TAMBAK YANG MENGHASILKAN IKAN BERCITARASA LUMPUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-dewiumiuta-2049-khbp08-k.pdf

Download (381kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-dewiumiuta-2049-khbp08-6.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan hasil budidaya di tambak Gresik dan Lamongan seringkali memiliki citarasa lumpur. Penyebab citarasa lumpur tersebut adalah geosmin yang dihasilkan oleh alga hijau biru dari golongan Microcystis sp. Salah satu cara untuk mengurangi citarasa Lumpur adalah dengan menekan populasi Microcystis sp. melalui pemberian bakteri yang dapat tnenghancurkan dinding selnya. Dinding sel Mycrocystis sp. merupakan exopolysaccharida yang tersusun lebih dari 83% galacturonid acid yang komposisinya sama seperti pektin. Oleh karena itu, bakteri yang dapat digunakan untuk mendegradasi dinding sel Microcystis sp. adalah bakteri pektinolitik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan dan mengidentifikasi bakteri pektinolitik asal tanah dan air tambak yang dapat digunakan sebagai probiotik untuk menekan populasi Microcystis sp. yang menghasilkan geosmin penyebab citarasa lumpur pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri pektinolitik asal tanah dan air tambak yang menghasilkan ikan bercitarasa lumpur untuk selanjutnya diidentifikasi sehingga didapatkan genus bakteri pektinolitik yang diharapkan dapat mendegradasi dinding sel Microcystis sp. penyebab ikan bercitarasa lumpur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara observasi langsung yaitu melalui pengambilan sampel tanah dan air langsung dari 5 tambak di daerah Gresik dan 5 tambak di daerah Lamongan yang menghasilkan ikan bercitarasa lumpur. Kemudian dilakukan isolasi bakteri yang ditumbuhkan pada media pektin 0,5%, dimurnikan dengan menanam kembali pada media NA, selanjutnya bakteri dibiakkan kembali pada media pektin 1%, dengan harapan dapat terlihat zona jemih pada sekitar koloni bakteri yang menghasilkan enzim pektin. Setelah itu dilakukan identifikasi bakteri yang dapat memperlihatkan zona jemih dengan melakukan beberapa uji di antaranya pewarnaan Gram, morfologi, katalase, oksidase, motilitas, oksidatif fermentatif dan determinasi aerob/anaerob, sehingga didapatkan genus bakteri pektinolitik. Hasil penelitian didapatkan 28 koloni bakteri asal air tambak dan 24 koloni asal tanah tambak pada media pektin 0,5%. Terdapat 10 koloni bakteri yang memperlihatkan zona jemih di sekeliling koloninya pada media pektin 1%. Setelah dilakukan identifikasi, diperoleh 4 genus bakteri pektinolitik yaitu Micrococus, Flavobacterium, Bacillus dan Pseudomonas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ditemukan isolat bakteri pektinolitik asal tanah dan air tambak yang menghasilkan ikan bercitarasa Lumpur. Bakteri pektinolitik yang berhasil diidentifikasi terdiri dari 4 genus yaitu Micrococus, Flavobacterium, Bacillus dan Pseudomonas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKC KH BP 08/06 Dew i
Uncontrolled Keywords: PECTIN; FISH AS FOOD
Subjects: Q Science > QK Botany > QK640-707 Plant anatomy
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
UMI UTAMI DEWI, 060110015 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRr. Juni Triastuti, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
ContributorNunuk Dyah Retno L, M.S., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 14 Sep 2006 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 02:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21697
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item