PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI RENDAMAN DEDAK TERHADAP POPULASI Daphnia sp.

HERLINA SURYANINGSIH, 060210069 P (2006) PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI RENDAMAN DEDAK TERHADAP POPULASI Daphnia sp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-suryanings-3113-khbp25-k.pdf

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-suryanings-3113-khbp25-6.pdf

Download (902kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketersediaan Daphnia sp. sebagai pakan alami ikan air tawar memerlukan teknik kultur yang tepat. Salah satu alternatif bahan organik yang murah dan mudah diperoleh adalah dedak. Dedak memiliki persyaratan nutrisi yang hampir sama untuk pertumbuhan Daphnia sp., diantaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin-vitamin dan mineral. Berdasarkan alasan tersebut, perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan rendaman dedak sebagai media pemeliharaan Daphnia sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi rendaman dedak yang dapat memberikan populasi paling optimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2006. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Penelitian pendahuluan adalah pengukuran bahan terlarut berdasarkan analisis karbohidrat dan mencari berbagai konsentrasi rendaman dedak yang dapat meningkatkan populasi Daphnia sp. Penelitian utama adalah menggunakan berbagai konsentrasi rendaman dedak, sedangkan kontrol adalah susu bubuk full cream. Bibit Daphnia sp. untuk masing-masing perlakuan adalah 200 individu/bak. Pemberian rendaman dedak dilakukan setiap hari selama kultur. Rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL dengan memberikan 5 perlakuan dan 4 ulangan, yaitu A (25 ppm), B (62,5 ppm), C (125 ppm), D (250 ppm) dan kontrol E (50 ppm). Parameter utama yang digunakan adalah populasi Daphnia sp., sedangkan parameter pendukung antara lain pertumbuhan populasi Daphnia sp., pH, oksigen terlarut, suhu air, amoniak, analisis karbohidrat dan protein kasar. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA kemudian dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan C (125 ppm) menghasilkan populasi paling optimal (p<0,05) dengan puncak populasi dihasilkan pada hari kesembilan. Pertumbuhan populasi paling tinggi pada perlakuan C (125 ppm) (p<0,05) dengan puncak pertumbuhan populasi terjadi pada hari ketujuh. Hasil analisis protein kasar pada rendaman dedak adalah 1,0075%. Kualitas air yang terukur selama penelitian adalah pH 6,4 — 7,5, DO 3,1 — 5,6 mg/l, suhu air 24-26,7°C dan amoniak 0,009 — 0,144 mg/I yang merupakan kualitas air yang sesuai untuk pertumbuhan optimal Daphnia sp. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah rendaman dedak mampu meningkatkan populasi Daphnia sp. dengan konsentrasi paling optimal pada perlakuan C (125 ppm) dengan puncak populasi dicapai pada hari kesembilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH BP 25/06 Sur p
Uncontrolled Keywords: FRESHWATER, FISHES; HATCHERY-FISHES
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD415-436 Biochemistry
Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
HERLINA SURYANINGSIH, 060210069 PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. Shofy Mubarak, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
ContributorEpy Muhammad Luqman, M.Si., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 07 Dec 2006 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 16:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21702
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item