GAMBARAN RADIOLOGI PROSES KESEMBUHAN PATAH TULANG KOMPLIT OSSA METACARPI DOMBA DENGAN PENANGANAN PASCA OPERASI YANG BERBEDA

MOHAMMAD FAIZ KARIMY, 060333122 (2006) GAMBARAN RADIOLOGI PROSES KESEMBUHAN PATAH TULANG KOMPLIT OSSA METACARPI DOMBA DENGAN PENANGANAN PASCA OPERASI YANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-karimymoha-4796-kh0907-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-karimymoha-4796-kh0907.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Patah tulang adalah salah satu kasus yang banyak ditangani di klinik hewan maupun ditempat dokter hewan praktek, dengan kata lain patah tulang adalah salah satu kasus yang sering terjadi pada hewan. Rekayasa penyembuhan patah tulang panjang yang diberi paparan Immediate Axial Compression Tension Stabilization (IREACTS) terhadap penyembuhan patah tulang panjang belum terungkap, dengan pemberian paparan IREACTS ini penyembuhan patah tulang terjadi melalui jenjang penyembuhan patah tulang sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran radiologi proses kesembuhan patah tulang komplit ossa metacarpi domba dengan penanganan pasca operasi yang berbeda. Dengan diketahui gambaran radiologi proses kesembuhannya, maka dapat di ketahui penanganan pasca operasi yang penyembuhannya lebih cepat. Immediate Axial Compression Tension Stabilization (IREACTS) akan menimbulkan gerakan macro antar fragmen, sehingga menimbulkan kerusakan berulang pada respon primer serta dapat mempertahankan eksudat patah tulang yang dapat memberi sinyal-sinyal molekul pada jaringan lunak. Sinyal-sinyal ini mempengaruhi matriks ekstraseluler yang selanjutnya mempengaruhi diferensiasi dan proliferasi sel, terutama sel-sel osteoblas yang sangat berperan dalam rantai panjang proses kesembuhan patah tulang. Sel osteoblas ini pada akhirnya terbenam dalam lakuna yang dibuat oleh osteoklas dalam jaringan osteoid dalam sistem haver 's menjadi osteosit. Penelitian ini menggunakan 15 ekor domba jantan dengan umur 8 bulan yang ossa metacarpi sinisternya dipatahkan. Fiksasi patah tulang ini menggunakan intramedullary pin dan slotted plate screw. Domba dibagi dalam tiga kelompok perlakuan yang masing-masing perlakuan terdiri dari lima ekor domba. Perlakuan yang diberikan adalah unloading, partial, dan loading, perlakuan dimulai pada hari kedua pasca operasi. Pengambilan foto roentgen dilakukan sebelum operasi, segera setelah operasi, dan saat pengamatan pada hari ke 10, 20, 30, 40, dan 50, dengan melalui interpretasi radiologi untuk mengetahui gambaran radiologi proses kesembuhan patah tulang. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari interpretasi radiologi pada penelitian kali ini adalah perlakuan loading pada pengamatan hari ke-50 sudah memasuki fase konsolidasi, dimana pada interpretasi radiologi tampak gambaran radiopaque pada gap antar fragmen. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah pada penelitian selanjutnya agar menggunakan ulangan yang lebih banyak supaya statistik yang digunakan bukan hanya statistik deskriptif, sehingga hasil dari penelitian selanjutnya dapat diterapkan untuk populasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 09/07 Kar g
Uncontrolled Keywords: Post operation nursing, fracture healing
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC71-78.7 Examination. Diagnosis Including radiography
S Agriculture > SF Animal culture > SF380-388 Goats
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF910.5 Veterinary orthopedics
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MOHAMMAD FAIZ KARIMY, 060333122UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Mumpuni Sosiawati, drh., M.KesUNSPECIFIED
ContributorJulien Soepraptini, drh., S.UUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 15 Jun 2007 12:00
Last Modified: 09 Jul 2017 16:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21703
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item