PENGARUH LAMA WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR BURUNG WALET ( COLLOCALIA FUCIPHAGUS)

Rini Fajarwati, 060333115 (2008) PENGARUH LAMA WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR BURUNG WALET ( COLLOCALIA FUCIPHAGUS). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Rini Fajarwati.pdf

Download (107kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-fajarwatir-8069-kh0308.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sarang burung walet (Collocalia fuciphagus) merupakan komoditi ekspor yang tinggi, kebutuhan sarang burung walet di pasar Internasional sangat besar dan masih kekurangan persediaan. Penangkaran burung walet terus dikembangkan untuk mempertahankan populasi burung tersebut. Awal penangkaran selalu didahului dengan pemanfaatan burung seriti (Collocalia linchi) Serta memanfaatkan telur burung walet akibat panen buang telur. Jarak antara produsen telur dengan gedung burung walet tidak selalu berdekatan tempatnya, maka dari itu diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk sampai ke produsen telur. Melihat fenomena seperti itu diperlukan cara dan metode penyimpanan yang tepat agar kualitas telur tetap terjaga dan tidak menurunkan daya tetas telur. Penelitian tentang pengaruh lama waktu penyimpanan terhadap daya tetas telur walet (Collocalia fuciphagus) dilakukan di Desa Pulau Pancian, Kabupaten Gresik. Penelitian ini dimulai tanggal 25 Maret 2006 sampai dengan 27 April 2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama waktu penyimpanan terhadap daya tetas telur walet. Tehnik pelaksanaan penelitian ini adalah telur dipilih secara acak dan ditempatkan pada empat perlakuaan yaitu telur langsung masuk mesin tetas atau tanpa perlakuan penyimpanan, dan telur yang diberikan perlakuan penyimpanan satu hari, tiga hari, dan lima hari dengan suhu ruang penyimpanan 28-30°C dengan kelembaban 75-80%. Telur kemudian dimasukkan dalam mesin penetas dengan suhu 33-34°C dengan kelembaban 87-90%, setelah masing-masding mengalami perlakuan penyimpanan. Metode penelitian yang akan digunakan adalah percobaan degan menggunakan uji statistik non parametrik yaitu uji Chi-Square k Sampel Independen (k>2) untuk mengetahui pengaruh lama waktu penyimpanan terhadap daya tetas, sedangkan untuk mengetahui lama waktu penyimpanan yang terbaik diuji dengan Chi-Square 2 Sampel Independen. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa secara statistik lama waktu penyimpanan yang diberikan menunjukkan perbedaan pengaruh yang sangat nyata terhadap daya tetas (p > 0.05). Daya tetas pada masing¬masing lama waktu penyimpanan nol hari, sate hari, tiga hari, dan lima hari adalah 95%, 80%, 55%, dan 40%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa waktu penyimpanan berpengaruh terhadap daya tetas telur walet, lama waktu penyimpanan kurang dari tiga hari (< 3 hari) tidak berbeda nyata dengan nol hari atau tanpa perlakuan penyimpanan. Disarankan kepada para peternak untuk memperhatikan lama waktu penyimpanan sebelum telur ditetaskan. Penyimpanan yang terlalu lama akan menurunkan daya tetas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 03/08 Faj p
Uncontrolled Keywords: SWALLOWS; EGGS-STORAGE
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL671-699 Birds
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Rini Fajarwati, 060333115UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKuncoro Puguh, drh., M.KesUNSPECIFIED
ContributorTri Wahyu Suprayogi, MSi., DrhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 01 Dec 2008 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 11:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21718
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item