HUBUNGAN ANTARA INFEKSI BRUCELA ABORTUS DENGAN SOMATIC CELL COUNT (SCC) PADA SAPI PERAH DI DAERAH PUSAT PENGHASIL SUSU JAWA TIMUR

Robby Wienanto, 060212998 (2007) HUBUNGAN ANTARA INFEKSI BRUCELA ABORTUS DENGAN SOMATIC CELL COUNT (SCC) PADA SAPI PERAH DI DAERAH PUSAT PENGHASIL SUSU JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Robby Wienanto.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2008-wienantoro-8072-kh0408.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Brucellosis merupakan salah satu penyakit pada sapi perah yang disebabkan oleh infeksi Brucella abortus. Brucellosis dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar berupa abortus (keluron) dan mengancam kesehatan masyarakat karena bersifat zoonosis. Kejadian Brucellosis telah ditemukan di beberapa pulau di Indonesia. Diagnosis Brucellosis pada sapi perah dapat dilakukan dengan menggunakan Milk Ring Test (MRT) kemudian dilakukan isolasi B. abortus (uji bakteriologis). Dugaan adanya infeksi bakteri pada sapi perah juga dapat diketahui dari Somatic Cell Count (SCC), maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara infeksi B. abortus dengan SCC pada sapi perah di daerah pusat penghasil susu Jawa Timur. Milk Ring Test merupakan suatu uji yang cukup sensitif dan spesifik yang dapat digunakan sebagai uji saring (screening test) Brucellosis pada kelompok hewan ternak. Brucella abortus dapat diisolasi dari cairan uterus, jaringan uterus, cairan vagina, susu, darah, kelenjar limfe, plasenta fetus, paru-paru fetus dan isi perut fetus yang diabortuskan. Somatic Cell Count telah banyak digunakan sebagai pemeriksaan rutin pada susu untuk mengetahui lebih dini adanya infeksi bakteri pada sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara infeksi B. abortus dengan SCC pada sapi perah di daerah pusat penghasil susu Jawa Timur. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode pengambilan sampel tahapan berjenjang (stratified random sampling) dan besaran sampel yang dibutuhkan dengan tingkat konfidensi 99%, prevalensi 8,3% dan galat 5% adalah 274 sampel, sedangkan sampel susu yang diperoleh sebanyak 267 sampel susu karena tujuh diantaranya mengalami kerusakan. Seluruh sampel susu yang diperoleh diuji dengan MRT dan dilakukan pemeriksaan SCC. Sampel susu MRT positif 3 dan MRT positif 4 dibiakkan pada media Tryptone Soy Broth (TSB) kemudian ditanam pada media Tryptone Soy Agar (TSA) yang ditambah serum kelinci. Hasil perbenihan bakteri pada media TSA yang ditambah serum kelinci kemudian ditanam pada media TSA yang ditambah antiserum B. abortus dan pada media TSA yang tidak ditambah antiserum B. abortus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 267 sampel susu, diperoleh 31 sampel susu MRT positif 3 dan MRT positif 4, 20 sampel susu isolasi B. abortus positif, 160 sampel susu dengan skor SCC 7—9 dan 107 sampel susu dengan skor SCC 4—6. Berdasarkan analisis data statistik Multiple Linear Regression dapat diketahui bahwa terdapat hubungan linier yang signifikan antara MRT dengan SCC (p < 0,05) yang memiliki nilai korelasi (r) sebesar 0,504 dan terdapat hubungan linier yang signifikan antara isolasi B. abortus dengan SCC (p < 0,05 ) yang memiliki nilai korelasi (r) sebesar 0,347. Hubungan antara MRT terhadap SCC dan hubungan antara isolasi B. abortus dengan SCC pads sapi perah yang diduga terinfeksi B. abortus adalah bahwa infeksi B. abortus pada sapi perah dapat mengakibatkan peningkatan SCC. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi B. abortus pada sapi perah mengakibatkan meningkatnya jumlah leukosit dan reruntuhan sel epithel, sehingga SCC dapat digunakan sebagai pemeriksaan rutin pada susu untuk mengetahui lebih dini adanya infeksi B. abortus pada sapi perah dan akibatnya pada kualitas dan kuantitas produksi susu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 04/08 Wie h
Uncontrolled Keywords: Sapi perah
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SF Animal culture > SF191-275 Cattle
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsEmail
Robby Wienanto, 060212998UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnggela Mariana Lusiastuti, Dr., M.Si., drhUNSPECIFIED
ContributorTutik Juniastutik, M.Kes., drhUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 01 Dec 2008 12:00
Last Modified: 09 Jul 2017 16:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21719
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item