Nilai Kecernaan Lemak Kasar Berbagai Jenis Pakan Komplit Pada Kambing Peranakan Etawa

Nimas Ayu Pertiwi, 060710078 (2011) Nilai Kecernaan Lemak Kasar Berbagai Jenis Pakan Komplit Pada Kambing Peranakan Etawa. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pertiwinim-16418-kh2611-n.pdf
Restricted to Registered users only until 2020.

Download (543kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis pakan komplit terhadap nilai kecernaan lemak kasar pada kambing Peranakan Etawa, dan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada peneliti dan peternakan mengenai pengaruh pemberian berbagai jenis pakan komplit terhadap nilai kecernaan lemak kasar pada kambing Peranakan Etawa. Tahap persiapan pada penelitian yaitu pembuatan pakan komplit F2, F3 dan F4 serta analisis proksimat pakan. Tahap penelitian meliputi pemberian pakan pada hewan coba. Hewan percobaan dalam penelitian ini adalah 16 ekor kambing Peranakan Etawa betina produktif dengan berat sekitar 35 kg dan sedang masa laktasi 3 sampai 6 bulan. Hewan percobaan yang digunakan dibagi secara acak menjadi 4 perlakuan yaitu F1, F2, F3 dan F4, masing-masing diulang sebanyak 4 kali ulangan. Kambing tersebut dikelompokkan secara acak dan tiap kelompok diberi pakan kontrol F1, pakan komplit F2, F3 dan F4 mengandung lemak kasar dengan kandungan yang berbeda-beda. Kelompok F1 meliputi pakan kontrol yang merupakan pakan konvensional, kelompok F2, F3 dan F4 merupakan kelompok dengan pemberian pakan komplit yang mengandung lemak kasar dengan kandungan berbeda-beda. Pakan kontrol F1, pakan komplit F2, F3 dan F4 dilakukan analisis proksimat dengan tujuan mengetahui kadar lemak kasar. Pakan kontrol dan beberapa pakan komplit tersebut diberikan selama 2 minggu dengan masa adaptasi pada hewan percobaan selama 1 minggu. Pakan kontrol F1, pakan komplit F2, F3 dan F4 diberikan pada masing-masing kelompok sebanyak 3,5 kg per hari dengan interval pemberian pagi dan sore masing-masing 1,75 kg. Seluruh pakan yang dikonsumsi, sisa pakan dan jumlah feces ditimbang, kemudian dilakukan analisis proksimat untuk mengetahui kandungan nutrisi (lemak kasar) yang terkandung dalam feces. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari empat macam perlakuan dengan empat kali ulangan. Data yang diperoleh pada penelitian dianalisis dengan metode Anova dan untuk perbedaan rata-rata diantara perlakuan diuji jarak berganda Duncan’s (Duncan Multiple range Test) dengan taraf nyata untuk α = 0,05 (Kusriningrum, 2008). Perangkat lunak yang digunakan untuk analisis data adalah Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 16. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap nilai kecernaan lemak kasar berbagai jenis pakan komplit pada kambing Peranakan Etawa, telah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata diantara perlakuan. Hasil nilai kecernaan lemak kasar pada kambing PE F2 berbeda nyata dengan F3, nilai kecernaan lemak kasar pakan komplit terbaik pada kambing PE yaitu pada F2. Translation: The purpose of this research is to determine the effect of complete feed for ettawa cross goat to obtain feed with the best digestibility of crude fat. This research was conducted on 16 female ettawa cross goat 2,5-3 years old with average weight 35 kg, while 3rdmonth to 6thmonth of lactation period. The sixteen of ettawa cross goat got four treatments and four repetitions which was divided. The substances which were use are control feed F1 and complete feed with formula F2, F3, F4. The design of research which is used is the completely randomized design. Data digestibility value of crude fat that was obtained from research was analyzed with Anava method, and for the different mean between the treatments that was tested by Duncan’s multiple range tests. The software that was used to analyze the data is windows statistical program for social science 16 (SPSS 16). The result of this research showed that various complete feed have an effect to digestibility values crude fat. Thus all of the ratios have difference digestibility values, F2 has the highest digestibility value and F3 has the lowest digestibility value.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK KH 26/11 Per n
Uncontrolled Keywords: ANIMAL FEED
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS2284-2288 Animal feeds and feed mills. Pet food industry
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
Nimas Ayu Pertiwi, 060710078UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSri Hidanah, Dr. , Ir., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 24 Aug 2011 12:00
Last Modified: 14 Jun 2017 05:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21817
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item