PERILAKU REMAJA KOTA SURABAYA DALAM MEMILIH MAKANAN DI LUAR RUMAH

RININTA DANI MAYASARI, 100311263 (2009) PERILAKU REMAJA KOTA SURABAYA DALAM MEMILIH MAKANAN DI LUAR RUMAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-mayasariri-9647-fkm040-k.pdf

Download (388kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-mayasariri-9388-fkm04-08.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Remaja memiliki aktivitas tinggi di luar rumah bersama teman sebaya, salah satunya adalah aktivitas pergi ke pusat perbelanjaan. Aktivitas tersebut tentu akan mempengaruhi perilaku konsumsi dan berdampak terhadap status kesehatannya, apalagi makanan siap saji adalah makanan yang paling banyak ditawarkan di pusat perbelanjaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa preferensi remaja kota Surabaya terhadap makanan siap saji cukup tinggi. Padahal makanan siap saji adalah faktor penyebab terjadinya risiko penyakit degeneratif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang perilaku remaja kota Surabaya dalam memilih makanan di luar rumah, yaitu di pusat perbelanjaan. Variabel penelitian ini adalah karakteristik informan, fungsi makanan, sikap terhadap perilaku makan, norma sosial, kontrol perilaku dan pilihan makanan informan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah remaja berumur 12 sampai 24 tahun berdomisili di kota Surabaya yang pernah dan masih melakukan aktivitas makan di pusat perbelanjaan. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan perilaku makan di pusat perbelanjaan telah menjadi suatu kebiasaan makan di kalangan remaja kota Surabaya. Sikap terhadap pemilihan makanan menunjukkan hasil yang positif, remaja menyadari bahwa memilih makanan siap saji tidak baik bagi kesehatan. Tetapi adanya norma sosial dalam pergaulan remaja mendorong timbulnya tindakan konsumsi dan kontrol pemilihan makanan yang negatif. Remaja kota Surabaya tetap memilih makanan siap saji saat makan di pusat perbelanjaan. Namun, kebiasaan makan remaja di mall tersebut merupakan makan selingan saja dan belum menggantikan budaya makan di rumah. Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa risiko remaja kota Surabaya terkena penyakit degeneratif akan makin meningkat apabila kebiasaan konsumsi makanan siap saji tidak dikontrol dengan benar. Diharapkan melalui penelitian ini, penentuan pendidikan kesehatan bagi remaja dan juga orangtua dapat dilakukan secara efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 04 08 May p
Uncontrolled Keywords: FOOD PREFERENCES
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RININTA DANI MAYASARI, 100311263UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH.Rachmat Hargono, Dr. M.S.MPHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 06 Apr 2009 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 15:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21870
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item