POLA KONSUMSI MAKAN WUS YANG MENJALANI TERAPI AKUPUNKTUR DALAM PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN DI KLINIK AKUPUNKTUR HAMIDAH SURABAYA.

Artya Krishnawuri, 100210954 (2009) POLA KONSUMSI MAKAN WUS YANG MENJALANI TERAPI AKUPUNKTUR DALAM PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN DI KLINIK AKUPUNKTUR HAMIDAH SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-krishnawur-9648-fkm090-k.pdf

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-krishnawur-9393-fkm09-08.pdf

Download (950kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Terapi akupunktur merupakan salah satu cara bagi wanita yang ingin menurunkan berat badan. Banyak pendapat dari masyarakat yang menganggap bahwa akupunktur dapat mengurangi konsumsi makan. Pada Wanita Usia Subur, membutuhkan banyak nutrisi untuk aktivitas, pertumbuhan dan perkembangan. Usia tersebut merupakan usia dimana wanita berada dalam masa produktif. Penelitian ini akan mempelajari karakteristik responden, pola konsumsi, kebiasaan makan, frekuensi makan, asupan gizi apakah sesuai dengan yang dianjurkan, serta tingkat obesitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara terapi akupunktur yang terbagi menjadi dua kategori interval waktu yaitu 1-6 bulan, dan 6-12 bulan, dengan pola konsumsi makan responden yang dilihat dari asupan zat gizinya. Penelitian ini dilakukan di klinik Akupuktur Hamidah Surabaya. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel yang diambil adalah total populasi yaitu pasien yang mengikuti terapi akupunktur di klinik Akupunktur Hamidah, sebanyak 30 orang. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dengan menggunakan lembar kuisioner, yang meliputi wawancara dan menggunakan metode mengingat kembali makanan yang dikonsumsi selama 2x 24 jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden (73,33 %) mengikuti terapi akupunktur selama 1-6 bulan. Sebagian besar responden (60,00 %) mengkonsumsi obat-obatan pelangsing sebanyak 2 kali sehari. Tingkat konsumsi energi responden sebagian besar (70,00 %) adalah buruk (< 60 % AKG), tingkat konsumsi protein, Fe, Ca responden seluruhnya (100,00 %) juga buruk. (< 60 % RDA), sedangkan tingkat konsumsi vitamin, yaitu vitamin B1 (Thiamin) dan vitamin C dari seluruh responden (100,00 %) adalah baik (≥ 70 % AKG) Sebagai saran dalam penelitian ini adalah, bagi para wanita usia subur yang melakukan upaya penurunan berat badan, sebaiknya diadakan pengawasan agar tetap mengkonsumsi makanan yang dapat memenuhi kecukupan gizinya. Bila kecukupan gizi wanita pada usia subur tidak terpenuhi maka akan menyebabkan gangguan pertumbuhan. dan produktivitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 09 08 Kri p
Uncontrolled Keywords: ACUPUNTURE; OBESITY
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Artya Krishnawuri, 100210954UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Sumarmi, ,SKM ,MSiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 06 Apr 2009 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 16:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21875
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item