ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT DENGAN METODE KONSUMSI

LIYA ASTISARI, 100411429 (2008) ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN OBAT DENGAN METODE KONSUMSI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-astisarili-9641-fkm130-k.pdf

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-astisarili-9397-fkm13-08.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Obat merupakan komponen esensial dari suatu pelayanan kesehatan maka pengelolaan yang benar, efisien dan efektif sangat diperlukan. Terjadi stagnant obat yang cukup tinggi di depo farmasi dan alat kesehatan Dinkes Ponorogo pada tahun 2005 sebesar 73%, tahun 2006 sebesar 84% dan tahun 2007 sebesar 94%.. Keadaan stagnant obat di pelayaan kesehatan tidak diperbolehkan karena dikhawatirkan obat tersebut sebelum dipergunakan telah memasuki masa kadaluarsa. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi dalam rangka memenuhi kecukupan obat di depo farmasi dan alat kesehatan Dinkes Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan petugas depo farmasi dan alat kesehatan Dinkes Ponorogo. Data sekunder berasal dan LPLPO semua puskesmas di Kabupaten Ponorogo tahun 2007. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil analisis ABC yaitu obat kelompok A sebanyak 11 item obat. Semua obat tersebut mengalami stagnant sehingga dihitung jumlah stok pada penyimpanannya. Setelah itu dihitung pemakaian rata-rata per bulan masing-masing obat. Lead time setiap obat sama yaitu 2 bulan. Stok pengaman dihitung dari rata-rata pemakaian per bulan dikalikan dengan lead time. Kebutuhan obat tahun 2008 berasal dari kebutuhan obat selama 12 bulan ditambah stok waktu tunggu dan stok pengaman. Jumlah total kebutuhan obat tahun 2008 dihitung dari kebutuhan obat tahun 2008 dikurangi stok pada penyimpanan. Beberapa obat stok pada penyimpanan melebihi kebutuhan obat selama 1 tahun sehingga tidak perlu melakukan pemesanan dan masih terdapat sisa persediaan. Metode perencanaan obat yang digunakan sebaiknya sesuai dengan kondisi dan keterbatasan organisasi. Penggunaan metode konsumsi akan berhasil dengan mempertimbangkan pola penyakit yang ada di wilayah puskesmas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 13 08 Ast a
Uncontrolled Keywords: DRUGS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3625-3649 Food. Drugs. Cosmetics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
LIYA ASTISARI, 100411429UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjazuly Chalidyanto, , S.KM.MarsUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 06 Apr 2009 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 16:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21879
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item