FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KASUS DEMAM BERDARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO SURABAYA

PRIMERY NOVI PROVITASARI, 100431583 (2006) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KASUS DEMAM BERDARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MULYOREJO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
120. Abstrak FKM 156-06 Pro f.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-provitasar-2693-fkm156-6.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada tahun 2005 dan semester pertama tahun 2006, terjadi lonjakan kejadian DBD yang luar biasa. Bila dibandingkan dengan angka kejadian DBD pada tahun 2002, pada tahun 2005 terjadi peningkatan sebesar 21,9 % dan pada semester pertama tahun 2006 terjadi peningkatan sebesar 139,02 %. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan peningkatan kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo Surabaya. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan pendekatan Kuantitatif. Teknik pengambilan sample dilakukan secara acak kepada ibu-ibu rumah tangga yang anggotanya pernah mengalami DBD atau berada pada radius 100 m di sekitar rumah yang anggotanya pernah mengalami kejadian DBD. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 responden ibu-ibu rumah tangga yang dilakukan dengan pemberian kuesioner untuk mengukur beberapa variabel tertentu dan dilakukan observasi untuk mengukur beberapa variabel lain sesuai dengan definisi operasional variabel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah program pencegahan dan pemberantasan DBD (penyuluhan, penyelidikan epidemiologi (PE), 3M plus, pencegahan gigitan nyamuk, fogging), tingkat pengetahuan responden dan perilaku responden. Sedangkan variabel dependen pada penelitian ini adalah peningkatan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Surabaya. Hasil pengujian dengan menggunakan uji korelasi metode koefisien kontingensi menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan kejadian DBD adalah peyelidikan epidemiologi (PE) dengan taraf kemaknaan sebesar p = 0,002 < a = 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,485, perilaku (motivasi) dengan taraf kemaknaan sebesar p = 0,027 < a = 0,05 dan koefisien korelasi sebesar -0,440 dan pencegahan gigitan nyamuk dengan taraf kemaknaan sebesar p = 0,035 < a = 0,05 dan koefisien korelasi sebesar -0,359. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo adalah Penyelidikan Epidemiologi (PE), Pencegahan Gigitan Nyamuk dan Perilaku (Motivasi). Berdasarkan basil penyelidikan epidemiologi banyaknya tempat penampungan air warga masyarakat yang ada jentiknya berhubungan dengan meningkatnya angka kejadian DBD. Rendahya perilaku (motivasi) warga masyarakat dalam kegiatan pencegahan dan pemberantasan DBD berhubungan dengan meningkatnya angka kejadian DBD.Sedikitnya warga masyarakat yang melaksanakan program pencegahan gigitan nyamuk sesuai dengan petunjuk pelaksaan berhubungan dengan meningkatnya angka kejadian DBD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.156/06 Pro f
Uncontrolled Keywords: DBD Case; Related Factors; DBD Case Increase
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
PRIMERY NOVI PROVITASARI, 100431583UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPrijono Satyabakti, dr., M.S.,M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 19 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 21:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21915
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item