FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF ( Studi Kasus Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sota Distrik Sota Kabupaten Merauke Propinsi Papua )

S U G I N O, 100830198 (2010) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF ( Studi Kasus Pada Wilayah Kerja Puskesmas Sota Distrik Sota Kabupaten Merauke Propinsi Papua ). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sugino-14834-kkckkf-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-sugino-12389-kkckkf-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (918kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rendahnya praktik pola pemberian ASI eksklusif di Indonesia diduga karena banyak faktor. Masalah gangguan pertumbuhan pada anak balita di Indonesia diduga kuat berkaitan dengan banyaknya bayi yang sudah mendapatkan makanan sebelum waktunya. ASI eksklusif adalah "pemberian hanya ASI saja tampa makanan dan minuman lain", ASI eksklusif dianjurkan sampai 6 bulan pertama kehidupan. Penelitian ini bersifat Deskriptif yang datanya di kumpulkan secara cross sectional dengan sampel ibu yang memiliki baduta usia 6-24 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pola pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sota Kecamatan Sota Kabupaten Merauke Propinsi Papua. Pengumpulan data primer melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder diperoleh dari data Kelurahan, Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah : Sosial budaya, Informasi dan promosi, peran petugas kesehatan, peran keluarga, Fisiologis ibu, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, dan pekerjaan ibu. Berdasarkan hasil dari uji Chi-Square didapatkan hasil bahwa faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan pola pemberian ASI Eksklusif adalah informasi dan promosi (p=0,037), peran keluarga (p=0,001), peran petugas kesehatan (p=0003), tingkat pengetaahuan Ibu (p=0,028), dan pekerjaan Ibu (p=0,027). sedangkan faktor sosial budaya, tingkat pendidikan Ibu, dan lingkar lengan ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pola pemberian ASI eksklusif. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk menggalakan penerapan pola pemberian ASI eksklusif diperlukan peningkatan dan penyampaian informasi dan promosi tentang ASI eksklusif, dukungan serta motifasi dari keluarga dan petugas kesehatan, meningkatkan pengetahuan Ibu, dan pemilihan tempat dan jenis pekerjaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 60/10 Sug f
Uncontrolled Keywords: BREAST FEEDING
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K85-89 Legal research
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
S U G I N O, 100830198UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani, Dr., S.KM,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 17 Feb 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 08:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21936
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item