KUALITAS LINGKUNGAN SEKITAR PABRIK TAHU DAN PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI PUPUK CAIR ORGANIK DENGAN PENAMBAHAN EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISM)

ANINDA MAHARDIKA T, 100610019 (2010) KUALITAS LINGKUNGAN SEKITAR PABRIK TAHU DAN PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI PUPUK CAIR ORGANIK DENGAN PENAMBAHAN EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISM). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-anindamaha-14969-kkckkf-k.pdf

Download (356kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-anindamaha-12499-kkckkf-k.pdf
Restricted to Registered users only

Download (794kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Industri tahu berskala kecil dan menengah saat ini berkembang hampir ke pelosok tanah air. Namun berkembangnya industri tersebut tidak diikuti dengan berkembangnya pengolahan limbah. Masih banyak industri yang membuang limbah langsung ke sungai, padahal limbah cair yang dihasilkan oleh pabrik tahu banyak mengandung bahan-bahan organik yang dapat mencemari sungai. Untuk itu dilakukan suatu penelitian dengan memanfaatkan limbah cair tahu menjadi pupuk cair organik dengan menambahkan EM4 (Effective Microorganism) dan menganalisis kualitas lingkungan sekitar pabrik Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan quasi eksperimental untuk pembuatan pupuk cair dimana peneliti memberikan perlakuan dan kontrol pada obyek penelitian. Penentuan sampel dilakukan dengan metode rancang acak lengkap dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Sampel limbah tahu didapat dari pabrik tahu di daerah Kedung Tarukan, Surabaya. Sedangkan untuk mengukur kualitas lingkungan dilakukan dengan metode crossectional. Sampel yang diambil adalah limbah cair tahu, air sungai dan air sumur. Total kandungan nitrogen dalam pupuk cair organik dengan konsentrasi EM4 15 mL sebesar 18,84%; 19,20%; 19,64%. Konsentrasi 20 mL sebesar 20,73%; 20,94%; 21,02%. Konsentrasi 25 mL sebesar 21,28%; 21,68%; 20,88%. Pupuk cair yang tanpa dilakukan perlakuan menghasilkan 16,59%; 16,74%; 17,04% total kandungan nitrogen. Kadar BOD dan COD yang terkandung dalam limbah cair tahu sebesar 860,0 mg/L dan 3412,36 mg/L. Air sungai diambil 2 sampel dengan lokasi berbeda, pada lokasi pertama kadar BOD dan COD sebesar 55,8 mg/L dan 187,01 mg/L sedangkan pada lokasi kedua sebesar 4,0 mg/L dan 13,58 mg/L. Untuk air sumur, kadar BOD dan COD sebesar 2,22 mg/L dan 21,51 mg/L. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah total kandungan nitrogen dalam pupuk cair organik dengan berbagai konsenterasi EM4 dan tanpa pemberian EM4 sangat tinggi jika dibandingkan dengan Permetan No 28/Permetan/OT.140/2/2009 tentang Standar Mutu Pupuk Organik. Kadar BOD dan COD pada limbah cair tahu melebihi kadar maksimum yang ditetapkan oleh KepGub Jatim No 45 Tahun 2002 tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi Industri atau Kegiatan Usaha Lainnya di Jawa Timur. Air Sungai di lokasi pertama kadar BOD dan COD melebihi kadar maksimum sedangkan di lokasi kedua tidak melebihi kadar jika dibandingkan dengan PP RI No 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Kelas III. Kadar BOD dan COD air sumur jika dibandingkan dengan Permenkes No 416 Tahun 1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas air termasuk melebihi batas maksimum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 58/10 Ani k
Uncontrolled Keywords: ENVIRONMENTAL QUALITY AND WASTE DISPOSAL
Subjects: Q Science > QP Physiology > QP1-345 General Including influence of the environment
Q Science > QR Microbiology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ANINDA MAHARDIKA T, 100610019UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarmaji, , S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Feb 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 08:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21941
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item