COST BENEFIT ANALYSIS PADA UNIT PENCUCIAN LINEN ANTARA SISTEM SWAKELOLA DIBANDINGKAN DENGAN SISTEM OUTSOURCING (Studi di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya)

TRI RAVI VIDYA, 00610152 (2010) COST BENEFIT ANALYSIS PADA UNIT PENCUCIAN LINEN ANTARA SISTEM SWAKELOLA DIBANDINGKAN DENGAN SISTEM OUTSOURCING (Studi di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-vidyatrira-14988-kkckkf-k.pdf

Download (321kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-vidyatrira-12509-kkckkf-c.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelayanan pencucian linen di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya belum efektif dan efisien karena adanya inflasi dan umur peralatan yang sudah tidak ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis biaya dan manfaat (cost benefit analysis) pada unit pencucian linen antara sistem swakelola dibandingkan dengan sistem outsourcing di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya. Penelitian ini bersifat observasional yang merupakan studi analisis biaya, dengan cara membandingkan biaya (cost) dengan manfaat (benefit) dari masingmasing alternatif pencucian linen dengan metode Cost Benefit Analisis (CBA). Dari hasil perhitungan masing-masing komponen tersebut, didapatkan total Present Value (PV) cost untuk pencucian linen secara swakelola sebesar Rp 5.308.727.278,30, sedangkan total PV cost pencucian secara outsourcing adalah sebesar Rp 2.497.043.578,71. Total PV benefit untuk pencucian linen secara swakelola sebesar Rp 1.431.698.411,66, sedangkan total PV benefit untuk pencucian secara outsourcing adalah sebesar Rp 2.755.950.723,93. Dari perolehan total PV tesebut, dapat dihitung bahwa rasio B/C untuk pencucian linen secara swakelola adalah 0,27 dan rasio B/C untuk pencucian secara outsourcing adalah 1,10. Nett Present Value (NPV) pencucian linen secara swakelola sebesar negatif (−) Rp 3.877.028.866,63, sedangkan NPV untuk pencucian secara outsourcing sebesar positif (+) Rp 258.907.145,21, sehingga pencucian linen secara outsourcing lebih menguntungkan daripada pencucian linen secara swakelola. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan pihak manajemen apabila pencucian linen dilakukan secara outsourcing adalah aspek tenaga kerja dan Undang-Undang tentang sistem outsourcing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 53/10 Vid c
Uncontrolled Keywords: LINEN AND HOSPITAL LAUNDRIES
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76.9.S88 System analysis and System design
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
TRI RAVI VIDYA, 00610152UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorThinni Nurul R, Dr.., Dra.Ec., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Feb 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 08:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21944
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item