HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI (BB/U) PADA BALITA USIA 24-60 BULAN (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya)

ANI ANDRIYANI, 100610102 (2010) HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI (BB/U) PADA BALITA USIA 24-60 BULAN (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-andriyania-15949-kkckkf-k.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-andriyania-13351-kkckkf-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada tahun 2010 ini, dengan semakin meningkatnya harga bahan pangan pokok, diperkirakan jumlah balita gizi kurang/buruk akan mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan karena keterbatasan ekonomi keluarga yang semakin mendesak. Peranan keluarga terutama ibu dalam pemenuhan pola konsumsi energi dan protein sangat menentukan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan tingkat pendapatan dan tingkat konsumsi energi dan protein terhadap status gizi (BB/U) balita usia 24-60 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua balita yang berusia 24-60 bulan yang berada diwilayah kerja Puskesmas Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Sampel penelitian adalah balita yang telah memenuhi syarat kriteria Anak balita usia 24-60 bulan pada saat penelitian dilakukan, status gizi (BB/U), anak yang ibunya bersedia menjadi responden, anak yang mempunyai KMS, tidak dalam keadaan sakit yang berada diwilayah kerja Puskesmas Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, sejumlah 62 responden. Pengumpulan data meliputi karakteristik keluarga, karakteristik balita, pola konsumsi diukur menggunakan form food frequency, tingkat konsumsi diukur menggunakan form food recall dan untuk status gizi diukur dengan menggunakan indeks antopometri berat badan menurut umur (BB/U) dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) dibandingkan dengan standar baku WHO-2005. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendapatan dengan status gizi (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi balita (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat konsumsi protein dengan status gizi balita (p<0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pendapatan yang rendah akan mengakibatkan rendahnya daya beli pangan rumah tangga dan dapat menyebabkan kurang terpenuhinya kebutuhan zat gizi balita, dan pola konsumsi energi dan protein yang baik dapat meningkatkan status gizi balita sehingga perlu ditekankan peran seorang ibu dalam pola konsumsi makan agar kasus gizi kurang/buruk pada balita dapat menurun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 133/10 And h
Uncontrolled Keywords: CHILDREN � NUTRITION AND GIZI
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ANI ANDRIYANI, 100610102UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W, Prof. ., dr, M.S., M.CN, Ph.D, Sp.GKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21980
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item