PAPARAN Pb PADA MEKANIK BENGKEL SEPEDA MOTOR DAN HUBUNGANNYA DENGAN KADAR Pb DARAH SERTA KELUHAN KESEHATAN SUBYEKTIF

HERLINA YULININGSIH, 100610122 (2010) PAPARAN Pb PADA MEKANIK BENGKEL SEPEDA MOTOR DAN HUBUNGANNYA DENGAN KADAR Pb DARAH SERTA KELUHAN KESEHATAN SUBYEKTIF. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-yuliningsi-15950-kkckkf-k.pdf

Download (352kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-yuliningsi-13352-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (971kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kadar Pb darah merupakan indikator yang paling baik yang menunjukkan current exposure dan hal ini hanya berlaku pada steady state condition yaitu bila pekerja terpapar timbal secara terus menerus. Pekerja bengkel adalah salah satu kelompok yang memiliki risiko terpapar Pb dari berbagai sumber dalam bengkel. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan paparan Pb di bengkel terhadap kadar Pb darah dan keluhan kesehatan subjektif mekanik Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Wawancara dilakukan pada 17 mekanik bengkel sepeda motor untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai varibel bebas seperti lama paparan, masa kerja, personal hygiene dan kebiasaan merokok. Pengukuran langsung kadar Pb udara dan oli bekas dilakukan untuk mengetahui hubungannya dengan kadar Pb darah. Observasi juga dilakukan terhadap keadaan di dalam dan sekitar bengkel. Kadar Pb darah mekanik masih berada dalam batas normal menurut WHO, yakni <40 μg/dL. Akan tetapi lima mekanik (29,41%) memiliki kadar Pb darah >10 μg/dL yang merupakan nilai ambang batas toksisitas Pb menurut CDC. Personal hygiene memberikan hubungan signifikan terhadap kadar Pb darah mekanik pada bengkel resmi dan non resmi (p=0,000 dan p=0,042). Masa kerja juga mempunyai hubungan bermakna pada kadar Pb darah mekanik bengkel non resmi (p=0,006) Mekanik dengan personal hygiene yang buruk dan masa kerja lebih lama memiliki risiko lebih tinggi terhadap terjadinya peningkatan kadar Pb darah. Kadar Pb darah yang tergolong normal menunjukkan tidak ada hubungan dengan keluhan kesehatan subyektif. Namun perlu adanya penyuluhan mengenai Pb dan tata cara personal hygiene yang baik di tempat kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 134/10 Yul p
Uncontrolled Keywords: LEAD TOXICOLOGY AND HEMOGLOBIN
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1190-1270 Toxicology. Poisons
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HERLINA YULININGSIH, 100610122UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarmaji, , S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21981
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item