HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN TENTANG ALAT PELINDUNG TELINGA (APT) DENGAN KELUHAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA TENAGA KERJA UNIT PRODUKSI I PT. WIHARTA KARYA AGUNG, GRESIK

0YUDHA ANDAKA SETYAWAN (2010) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN TENTANG ALAT PELINDUNG TELINGA (APT) DENGAN KELUHAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA TENAGA KERJA UNIT PRODUKSI I PT. WIHARTA KARYA AGUNG, GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-setyawanyu-15951-kkckkf-k.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-setyawanyu-13353-kkckkf-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (959kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang penggunaan alat pelindung telinga dari bahaya bising memiliki peranan penting dalam mengendalikan atau bahkan mengurangi keluhan gangguan pendengaran akibat terpapar bising di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang penggunaan alat pelindung telinga dengan keluhan gangguan pendengaran pada tenaga kerja unit produksi I PT. Wiharta Karya Agung. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan pendekatan observasional dan analitik. Sampel ditarik dari populasi sebanyak 54 responden dengan cara simple random sample. Teknik yang dilakukan adalah wawancara menggunakan kuesioner, melakukan observasi terhadap responden, dan melakukan pengukuran kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter bermerk Kanomax. Uji Statistik yang digunakan adalah Uji Regresi Logistik Multivariate Case (α = 0,05). Hasil pengukuran intensitas kebisingan di PT. Wiharta Karya Agung adalah sebesar 108 dB(A). Hasil Penelitian menunjukkan 88,9% responden mengalami keluhan gangguan pendengaran, 16,6% responden mempunyai pengetahuan tidak baik dan tidak ada hubungan dengan keluhan gangguan pendengaran (0,490 > 0,05), 13 % responden mempunyai sikap yang tidak baik dan tidak ada hubungan dengan keluhan gangguan pendengaran (0,913 > 0,05), serta 83,3 % responden tidak menggunakan APT</b> saat bekerja dan terdapat hubungan dengan keluhan gangguan pendengaran (0,000 < 0,05). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah responden yang tidak menggunakan alat pelindung telinga mempunyai risiko lebih besar daripada responden yang menggunakan alat pelindung telinga untuk terjadinya keluhan gangguan pendengaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 135/10 Set h
Uncontrolled Keywords: INDUSTRIAL SAVETY
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
0YUDHA ANDAKA SETYAWANUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoeroel Widajati, , S.KM, M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21982
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item