PENILAIAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN AYAM PANGGANG DI RUMAH MAKAN NAYAMUL WILAYAH BECIRO NGENGOR KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO

GAYUH JAYA MANTIRI, 100610034 (2010) PENILAIAN HIGIENE DAN SANITASI MAKANAN AYAM PANGGANG DI RUMAH MAKAN NAYAMUL WILAYAH BECIRO NGENGOR KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-mantirigay-15960-kkckkf-k.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-mantirigay-13354-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumah makan merupakan tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum ditempat usahanya. Rumah makan ini timbul dan berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat dalam melayani kebutuhan konsumen. Hal ini bila tidak ditunjang dengan pengolahan makanan yang higienis dan kondisi sanitasi yang tidak baik maka akan menyebabkan keracunan makanan atau penyakit seperti diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui higiene dan sanitasi makanan ayam panggang di Rumah Makan NAYAMUL wilayah Beciro Ngengor Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Berdasarkan rentang waktunya merupakan penelitian cross sectional. Penilaian kondisi higiene dan sanitasi makanan menggunakan lembar observasi dan kuesioner dengan sistem pembobotan dan skoring. Untuk menunjang data dilakukan pemeriksaan bakteri E.coli makanan di rumah makan NAYAMUL Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Hasil penilaian keadaan higiene penjamah makanan adalah (58,46%) dengan kriteria kurang, hasil penilaian keadaan sanitasi fasilitas adalah (94,26%) dengan kriteria baik, sedangkan hasil penilaian keadaan sanitasi makanan adalah (86,44%) dengan kriteria baik. Untuk keberadaan E.coli dalam makanan adalah negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keadaan higiene sanitasi makanan di Rumah Makan NAYAMUL telah memenuhi syarat kesehatan sesuai Kepmenkes 2003 dengan rincian sub variabel sebagai berikut : higiene penjamah makanan dengan kriteria kurang (58,46%), sanitasi fasilitas dengan kriteria baik (94,26%), dan sanitasi makanan dengan kriteria baik (86,44%). Dari hasil penilain sanitasi makanan seluruhnya termasuk dalam kriteria baik. Namun, pada higiene dan sanitasi penjamah makanan masih kurang. Hal ini menunjukkan penjamah makanan kurang memperhatikan tentang higiene dan sanitasi dalam mengolah makanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 136/10 Man p
Uncontrolled Keywords: HYGIENE AND SANITATION
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD7260-7780.8 Industrial hygiene. Industrial welfare
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
GAYUH JAYA MANTIRI, 100610034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRirih Yudhastuti, Dr., drh., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21983
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item