PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN A DAN KADAR SERUM RETINOL PADA BALITA DENGAN STATUS GIZI KURANG DAN GIZI NORMAL (Studi Komparasi di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh, Surabaya)

RISMA SOFIYANI, 100610116 (2010) PERBEDAAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN A DAN KADAR SERUM RETINOL PADA BALITA DENGAN STATUS GIZI KURANG DAN GIZI NORMAL (Studi Komparasi di Wilayah Kerja Puskesmas Peneleh, Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-sofiyaniri-13363-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sofiyaniri-15963-kkckkf-k.pdf

Download (352kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di nPegara berkembang dan terjadi terutama pada anak di usia pertumbuhan (balita). KVA pada balita umumnya terjadi pada anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk sebagai akibat kurangnya zat gizi, termasuk zat gizi mikro yaitu vitamin A. Prevalensi balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Peneleh masih melebihi trigger level. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan tingkat konsumsi vitamin A dan kadar serum retinol pada balita usia 24-60 bulan dengan status gizi kurang dan gizi normal. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dan bersifat observasional komparatif. Menurut waktunya termasuk penelitian cross sectional. Besar sampel sebanyak 34 balita beserta ibu yang terbagi menjadi dua kelompok yakni balita dengan status gizi kurang dan gizi normal. Kedua kelompok dipilih secara simple random sampling. Kadar serum retinol diketahui melalui uji laboratorium sampel darah balita. Pengumpulan data primer melalui wawancara ibu balita dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon Mann-Whitney dan Chi-square (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat konsumsi vitamin A pada balita dengan status gizi kurang dan gizi normal. Demikian pula untuk hasil penelitian terhadap kadar serum retinol menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara balita dengan status gizi kurang dan gizi normal. Upaya yang disarankan dalam penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan gizi ibu, terutama mengenai pentingnya pemenuhan zat gizi bagi anak meliputi zat gizi mikro yaitu vitamin A serta zat gizi lainnya yaitu karbohidrat, lemak, dan protein.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 137/10 Sof p
Uncontrolled Keywords: VITAMIN A AND INFANTS-NUTRITION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
RISMA SOFIYANI, 100610116UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMerryana Adriani, Dr., S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/21985
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item