FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) DI PROVINSI JAWA TIMUR (Analisis Data Sekunder Hasil Susenas Tahun 2008)

DESY DWI PURWANTI, 100610203 (2010) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) DI PROVINSI JAWA TIMUR (Analisis Data Sekunder Hasil Susenas Tahun 2008). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-purwantide-16261-kkckkf-k.pdf

Download (339kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-purwantide-13649-kkckkf-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah jumlah bayi yang meninggal pada suatu tahun tertentu per 1000 kelahiran hidup pada tahun yang sama. Angka kematian bayi merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesehatan masyarakat. Angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2008 sebesar 32,20 per 1000 kelahiran hidup. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tingkat angka kematian bayi, antara lain faktor ibu, faktor bayi, kondisi sosial ekonomi dan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apakah yang mempengaruhi angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2008. Penelitian ini menggunakan data sekunder hasil Susenas tahun 2008 dengan unit penelitian yaitu 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Hasil uji statistik menggunakan regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi 5% (p < 0,05) menunjukkan bahwa variabel independen yang memiliki nilai p < 0,05 antara lain persentase wanita yang menikah di bawah usia 17 tahun (p = 0,002), persentase pengeluaran perkapita penduduk yang kurang dari Rp 150.000 (p = 0,017) dan persentase persalinan oleh tenaga non medis (p = 0,001). Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2008 antara lain persentase wanita yang menikah di bawah usia 17 tahun, persentase pengeluaran perkapita penduduk yang kurang dari Rp 150.000 dan persentase persalinan oleh tenaga non medis. Saran yang dapat diberikan, antara lain peningkatan pertolongan persalinan oleh tenaga yang profesional dan berkualitas, peningkatan program pendewasaan usia perkawinan (PUP) dan pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 98/10 Pur f
Uncontrolled Keywords: INFANT MORTALITY
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture > SH171-179 Diseases and adverse factors
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DESY DWI PURWANTI, 100610203UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArief Wibowo, Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 01:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22000
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item