HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF (Non - Auditory) PADA PEKERJA (Studi di Bagian Asam Phospat dan Bagian Administrasi Pabrik III PT. Petrokimia Gresik)

DWI RATNA WATI, 100610182 (2010) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF (Non - Auditory) PADA PEKERJA (Studi di Bagian Asam Phospat dan Bagian Administrasi Pabrik III PT. Petrokimia Gresik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-watidwirat-16269-kkckkf-k.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-watidwirat-13653-kkckkf-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (726kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kebisingan adalah suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat alat proses produksi atau alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulakan gangguan pendengaran.Kebisingan selain dapat menyebabkan gangguan pendengaran juga dapat menyebabkan gangguan non-auditory pada tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara intensitas kebisingan dengan gangguan non- auditory. Penelitian ini menggunakan Rancangan Cross sectional karena pengambilan data dilakukan pada satu periode waktu tertentu. Sample diambil dari populasi yang memenuhi kriteria, Tehnik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling dengan mengundi angka random sehingga setiap responden yang memenuhi kriteria mempunyai peluang yang sama. Sampel yang diambil sebanyak 37 orang dari bagian Asam Phospat dan 37 orang dari bagian Administrasi pada periode Januari - April 2010. Instrumen yang digunakan dalam Pengumpumpulan data diperoleh dari kuesioner dan Pengukuran bising dengan menggunakan alat Sound Level Meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kebisingan di bagian produksi seluruhnya melebihi NAB 85 dBA (90 – 102 dBA), sedangkan di bagian Administrasi seluruhnya kurang dari NAB 85 dBA (51 – 56 dBA). Terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas kebisingan dengan gangguan nonauditory (gangguan komunikasi (p=0,014), gangguan pelaksanaan tugas (p=0,027), gangguan emosi (p=0,021), gangguan tidur (p=0,008). Dapat disimpulkan bahwa penelitian di bagian Asam Phospat PT. Petrokimia Gresik intensitas kebisingan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap gangguan non-auditory. Bagi pekerja di bagian produksi disarankan untuk lebih termotivasi dalam pemakaian alat pelindung telinga dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 92/10 Wat h
Uncontrolled Keywords: NOISE PSYCHOLOGY USE NOISE-PSYCHOLOGICAL ASPECTS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DWI RATNA WATI, 100610182UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Sulaksmono, , dr., MS, MPH. SpOKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 01:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22001
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item