PERBEDAAN KADAR ZINC SALIVA DAN TASTE ACUITY ANTARA BALITA GIZI KURANG DAN BALITA GIZI NORMAL

WIDYA ISTIANINGSIH, 100610114 (2010) PERBEDAAN KADAR ZINC SALIVA DAN TASTE ACUITY ANTARA BALITA GIZI KURANG DAN BALITA GIZI NORMAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-istianings-16434-kkckkf-k.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-istianings-13818-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Prevalensi gizi kurang pada balita masih tinggi. Hal ini bisa disebabkan kurangnya asupan zat gizi, salah satunya zinc. Hilangnya ketajaman rasa (hypogeusia) merupakan salah satu bentuk dari defisiensi zinc pada anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar zinc saliva dan taste acuity antara balita gizi kurang dan balita gizi normal. Penelitian ini merupakan penelitian observasional komparasi dan pengumpulan data dilakukan secara cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Mojo, kota Surabaya. Tujuh belas balita gizi kurang dan tujuh belas balita gizi normal terpilih menjadi subjek penelitian. Sampel terpilih dengan menggunakan kriteria: BB/U kurang dari -2SD dan balita berumur 2-5 tahun. Sampel dipilih dengan menggunakan simple random sampling sebanyak 34 responden. Dengan menggunakan allocation random sampling responden dibedakan menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri dari 17 responden dan kelompok kedua terdiri dari 17 responden. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden, karakteristik keluarga, kadar zinc saliva, taste acuity dan tingkat konsumsi zat gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak, dan zinc) pada balita di gunakan uji chi square dan wilcoxon mann whitney u. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar zinc saliva pada balita gizi kurang dan kadar zinc saliva balita gizi normal dengan p=0,003 (α=0,05). Selain itu, terdapat perbedaan yang bermakna pula pada taste acuity pahit balita gizi kurang dan taste acuity pahit balita gizi normal ditunjukkan dengan nilai p=0,044 (α=0,05). Sedangkan taste acuity terhadap rasa manis, asin, dan asam antara balita gizi kurang dan balita gizi normal tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat konsumsi energi (p=0,004) dan karbohidrat (p=0,005) antara balita gizi kurang dan balita gizi normal. Sedangkan untuk tingkat konsumsi protein, lemak, dan zinc tidak memiliki perbedaan yang bermakna. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar zinc saliva, taste acuity pahit, tingkat konsumsi energi, dan tingkat konsumsi karbohidrat antara balita gizi kurang dan balita gizi normal. Dengan demikian upaya yang disarankan adalah dengan dilaksanakannya suplementasi zinc yang diharapkan bisa meningkatkan taste acuity dan status gizi balita.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 104-10 Ist p
Uncontrolled Keywords: CHILD CARE AND SEVERE MALMUTRITION
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1101-1139 Child study
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
WIDYA ISTIANINGSIH, 100610114UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W, Prof.,dr.,M.S.,M.CN,Ph.D,S pGKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 16 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 01:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22018
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item