HUBUNGAN POLA KONSUMSI BAHAN PANGAN PREBIOTIK DAN PELAYANAN DASAR DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA BERAT BADAN RENDAH UMUR 2 - 5 TAHUN (Studi di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan)

ROHMAT ANSORI, 100610168 (2010) HUBUNGAN POLA KONSUMSI BAHAN PANGAN PREBIOTIK DAN PELAYANAN DASAR DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA BERAT BADAN RENDAH UMUR 2 - 5 TAHUN (Studi di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-ansorirohm-16675-kkckkf-k.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-ansorirohm-14015-kkckkf-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Anak Balita dengan malnutrisi memiliki imunitas yang rendah sehingga sering terserang penyakit infeksi termasuk ISPA (infeksi saluran pernafasan akut). ISPA menjadi salah satu penyakit infeksi dengan kunjungan kedua tertinggi di pelayanan kesehatan di kecamatan Geger. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pola konsumsi bahan pangan prebiotik dan pelayanan dasar (imunisasi dasar dan vitamin A dosis tinggi) dengan kejadian ISPA pada anak Balita berat badan rendah umur 2 - 5 tahun. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional yang dilakukan di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan. Populasi penelitian adalah anak Balita berat badan rendah (BBR) di empat desa terpilih yaitu Desa Geger, Campor, Kampak dan B. Dejeh (N=54). Besar sampel diambil dengan cara simple random sampling (n=30) dan termasuk anak Balita BBR. Data dikumpulkan melalui alat bantu kuesioner, microtoise, timbangan digital, dan Food Frequency. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan program komputer dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara jenis kelamin, status gizi dan kelompok umur terhadap kejadian ISPA (ρ > 0,1). Ada hubungan signifikan antara Pelayanan Dasar (Imunisasi Dasar dan Vitamin A Dosis Tinggi) dengan kejadian ISPA (ρ < 0,1), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi prebiotik dengan kejadian ISPA (ρ > 0,1). Saran yang dapat diberikan yaitu peningkatan cakupan imunisasi dasar utamanya imunisasi BCG, DPT dan campak dalam menurunkan morbiditas ISPA. Perlu dipertahankan cakupan pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi untuk meningkatkan imunitas anak Balita terhadap penyakit infeksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 114/10 Ans h
Uncontrolled Keywords: RESPIRATORY INFECTIONS IN CHILDREN
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV701-1420.5 Children
R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ROHMAT ANSORI, 100610168UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnnis Catur Adi, , Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 01:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22026
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item