PERAWATAN KEHAMILAN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA MADURA DI DESA TAMBAK DAN DESA RAPALAOK KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG

SOFIYAN HARYANTO, 100610221 (2010) PERAWATAN KEHAMILAN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA MADURA DI DESA TAMBAK DAN DESA RAPALAOK KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-haryantoso-16676-kkckkf-k.pdf

Download (305kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-haryantoso-14017-kkckk-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan data dari survei Demografi kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2002-2003 menunjukkan bahwa angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi yaitu 307 per 100.000 kelahiran yang berarti ada dua kematian ibu setiap jam. Tingginya AKI di Indonesia memiliki kaitan dengan perawatan ibu saat hamil. Tingginya kematian ibu di Indonesia sebenarnya masih bisa di lakukan upaya pencegahan, salah satunya melalui pendidikan kesehatan. Mengidentifikasi dan menganalisis budaya madura di masyarakat yang berpengaruh pada perawatan kehamilan oleh ibu selama masa kehamilannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan berdasarkan waktunya rancangan penelitian ini termasuk rancangan cross sectional. Responden adalah ibu hamil sebanyak 20 orang di desa tambak dan desa rapa laok kecamatan Omben Kabupaten Sampang yang diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan responden rendah, kehamilan resiko tinggi, dan pengaruh budaya masih cukup kuat. Terdapat tiga unsure budaya yang menjadi pantangan dan keharusan dalam perawatan kehamilan yaitu berupa ideas, aktivitas, dan artifak. Selain dirasa tidak memberatkan, responden merasa tenang dan aman dengan melakukan perawatan kehamilan sesuai dengan unsur budaya tersebut. Budaya madura dalam perawatan kehamilan berkembang secara turun temurun dari keluarga dan masyarakat karena di anggap telah terbukti oleh responden. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar responden masih mempercayai dan melakukan perawatan kehamilan sesuai dengan budaya madura berupa unsur ideas, aktivitas, dan artifak. Budaya madura dalam perawatan kehamilan di turunkan secara turun temurun oleh keluarga dan masyarakat sekitar responden. Perawatan kehamilan yang di lakukan oleh responden seringkali. terpengaruh oleh pola tempat tinggal responden.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 113/10 Har p
Uncontrolled Keywords: PREGNANCY MAINTENANCE
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SOFIYAN HARYANTO, 100610221UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorShrimarti Rukmini Devy, , Dra., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 12:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22027
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item