PERSEPSI REMAJA PUTRI SUKU OSING DAN SUKU JAWA TENTANG USIA PERNIKAHAN YANG SESUAI KESEHATAN REPRODUKSI WANITA

TUTIK RAHMAWATI, 100830204 (2010) PERSEPSI REMAJA PUTRI SUKU OSING DAN SUKU JAWA TENTANG USIA PERNIKAHAN YANG SESUAI KESEHATAN REPRODUKSI WANITA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmawatit-16680-kkckkf-k.pdf

Download (309kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmawatit-14021-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Usia wanita saat pernikahan dapat mempengaruhi risiko kehamilan, usia untuk hamil dan melahirkan adalah 20-30 tahun apabila lebih atau kurang dari kurun waktu itu adalah berisiko. Perempuan sebaiknya menikah minimal usia 21 tahun. Di Kelurahan Mojopanggung (Suku Osing) masih banyak yang menikah pada usia < 20 tahun dan di Desa Tapanrejo (Suku Jawa) juga masih ada yang menikah pada usia < 20 tahun kejadiannya menurun tetapi tahun 2009 mengalami kenaikan lagi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan persepsi remaja putri Suku Osing dan Suku Jawa tentang usia pernikahan yang sesuai kesehatan reproduksi wanita. Desain penelitian ini adalah cross sectional, pengumpulan data menggunakan data primer dengan kuesioner, sampel sebanyak 140 remaja dimana 67 remaja untuk Suku Osing dan 73 remaja untuk Suku Jawa subyek ditarik dari populasi dengan teknik simple random sampling. Variabel penelitian adalah suku, umur, pendidikan, pengetahuan, sikap, persepsi, budaya, sumber informasi, pengaruh keluarga. Hasil penelitian didapatkan pada pengetahuan p = 0,016 (p < 0,05) artinya ada perbedaan pengetahuan antara remaja putri Suku Osing dan Suku Jawa, pada sikap p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada perbedaan antara sikap antara remaja putri Suku Osing dan Suku Jawa dan pada persepsi p = 0,011 (p < 0,05) artinya ada perbedaan persepsi antara remaja putri Suku Osing dan Suku Jawa. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ada perbedaan pengetahuan yang mana Suku Jawa lebih baik, sikap Suku Jawa lebih positif, persepsi Suku Jawa lebih baik tentang usia pernikahan yang sesuai kesehatan reproduksi wanita.Pemberian Pemahaman tentang kesehatan reproduksi remaja dan wanita sangat diperlukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 160/10 Rah p
Uncontrolled Keywords: REPRODUCTIVE HEALTH AND MARRIAGE AGE
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
TUTIK RAHMAWATI, 100830204UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHari Basuki N, Dr., dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 13:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22029
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item