HUBUNGAN PERSONAL HIGYENE SISWA KELAS 4, 5 DAN 6 DENGAN PREVALENSI KECACINGAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI RAPADAYA II KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG

DWI RUSMANTO, 100830276 (2010) HUBUNGAN PERSONAL HIGYENE SISWA KELAS 4, 5 DAN 6 DENGAN PREVALENSI KECACINGAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI RAPADAYA II KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rusmantodw-16696-kkckkf-k.pdf

Download (275kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rusmantodw-14032-kkckkf-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kondisi lingkungan dan kebersihan perorangan yang kurang sebagai salah satu penyebab masih tingginya kejadian kecacingan di Indonesia, sehingga mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas penderitanya serta secara ekonomi banyak menyebabkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan prevalensi kecacingan pada siswa Sekolah Dasar di kecamatan Omben Kabupaten Sampang Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI sejumlah 57 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi sehingga diperoleh 57 siswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) uji laboratorium untuk mendapatkan data kecacingan dan anemia, (2) kuesioner untuk mendapatkan data pengetahuan dan personal higiene siswa, (3) timbangan injak untuk data berat badan dan status gizi. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan rumus statistik uji Chisquare dengan derajat kemaknaan (^5;= 0,05). Berdasarkan analisis Chi-square diketahui ada hubungan yang significant antara perilaku personal higiene siswa dengan kejadian kecacingan (p=0,045), ada hubungan yang bermakna antara perilaku personal higiene siswa dengan kejadian anemia (p=0,024). Sedangkan antara antara perilaku personal higiene siswa dengan status gizi tidak berhubungan secara bermakna (p=0,570) Kesimpulan yang dapat ditarik adalah ada hubungan perilaku personal higiene siswa dengan prevalensi kecacingan. Oleh sebab itu kebijakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang tentang pemberian obat cacing dan sosialisasi tentang personal higiene dan sanitasi lingkungan melalui puskesmas hendaknya tetap dilaksanakan dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan prevalensi kecacingan dimasa mendatang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 154/10 Rus h
Uncontrolled Keywords: HELMINTHIASIS AND HEALTH ATTITUDES
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB3401-3495 School hygiene. School health services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
DWI RUSMANTO, 100830276UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ. Mukono, Prof. Dr., dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 21 Mar 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 01:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22033
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item