PENGARUH PERUBAHAN PARAMETER CUACA PADA PENINGKATAN ANGKA KESAKITAN "DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER" DI KABUPATEN JEMBER

RISKA FEBRIYANI, 100610109 (2010) PENGARUH PERUBAHAN PARAMETER CUACA PADA PENINGKATAN ANGKA KESAKITAN "DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER" DI KABUPATEN JEMBER. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-febriyanir-14828-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
6.pdf

Download (131kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Iklim kini sulit diprediksi, hal ini terjadi karena efek dari pemanasan global. Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena akibat dari perubahan iklim. Perubahan iklim di Indonesia berimbas pada berbagai masalah, salah satunya adalah meningkaIklim kini sulit diprediksi, hal ini terjadi karena efek dari pemanasan global. Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena akibat dari perubahan iklim. Perubahan iklim di Indonesia berimbas pada berbagai masalah, salah satunya adalah meningkatnya frekuensi penyakit tropis menular yaitu demam berdarah dengue atau Dengue Haemorrhagic Fever. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan parameter cuaca sebagai akibat adanya pemanasan global terhadap angka kejadian DHF di Kabupaten Jember dari tahun 2005 hingga tahun 2009. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh BMKG Karangploso Malang di Bandara Notohadinegoro Jember dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik, dan dilihat dari waktunya maka penelitian ini termasuk crosssectional. Obyek penelitian ini adalah kasus DHF dan parameter cuaca di Kabupaten Jember selama lima tahun terakhir. Hasil penelitian ini telah dibuktikan berdasarkan uji statistik regresi linier berganda, diperoleh adanya pengaruh kelembaban udara pada tingginya angka kesakitan DHF di Kabupaten Jember selama lima tahun terakhir. Selain itu didapatkan pula ada pengaruh yang tidak signifikan pada parameter cuaca lainnya yaitu tekanan udara, curah hujan, temperatur udara, serta kecepatan angin pada tingginya angka kesakitan DHF di Kabupaten Jember. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa angka kesakitan DHF di Kabupaten Jember secara signifikan dipengaruhi kelembaban udara, sementara parameter lain tidak mempengaruhi kasus DHF secara signifikan. Upaya untuk mengurangi laju perubahan iklim amat dibutuhkan untuk ditetapkan di Kabupaten Jember. Upaya ini harus dilakukan oleh semua elemen masyarakat dengan mengandalkan pemerintah beserta instansi terkait untuk memandu dan mengarahkan. Sehingga iklim mikro di Kabupaten jember dapat diupayakan menjadi lebih baik yang akhirnya dapat menekan tingginya kasus DHF di Kabupaten Jember. tnya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 223/10 Feb p
Uncontrolled Keywords: DENGUE AND HEMORRHAGIC FEVER
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RISKA FEBRIYANI, 100610109UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ. Mukono, Prof. Dr., dr., M. S., M. PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 04 Apr 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 13:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22085
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item