PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BERAS MERAH PADA BROWN RICE BISCUIT TERHADAP KANDUNGAN SERAT DAN DAYA TERIMA

MAS AYU FITRIYANINGTIAS, 100730389 (2010) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BERAS MERAH PADA BROWN RICE BISCUIT TERHADAP KANDUNGAN SERAT DAN DAYA TERIMA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-fitriyanin-17848-kkkckk-k.pdf

Download (312kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-fitriyanin-14921-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (882kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Era globalisasi ini pola konsumsi masyarakat berubah dari tradisional menjadi modern seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, yang cenderung tinggi lemak jenuh, gula, rendah serat dan rendah zat gizi mikro. Hal ini menyebabkan meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif. Meningkatnya prevalensi penyakit degeneratif dapat dicegah dengan mengkonsumsi makanan berserat. Salah satu alternatif pemecahan masalahnya adalah pembuatan biskuit tinggi serat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung beras merah pada “Brown Rice Biscuit” terhadap kandungan serat dan daya terima. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 5 perlakuan, perlakuan Fo dengan penambahan tepung beras merah 0%, perlakuan F1 dengan konsentrasi tepung beras merah 25%, perlakuan F2 dengan konsentrasi tepung beras merah 50%, perlakuan F3 dengan konsentrasi tepung beras merah 75% dan perlakuan F4 dengan konsentrasi tepung beras merah 100%. Kadar serat kasar diukur dengan menggunakan metode gravimetri dan daya terima diukur dengan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar serat kasar biskuit dengan konsentrasi tepung beras merah 0% yaitu 2,45 gr%, konsentrasi tepung beras merah 25% yaitu 1,59 gr%, konsentrasi tepung beras merah 50% adalah 1,77 gr%, konsentrasi tepung beras merah 75% yaitu 2,03 gr% dan konsentrasi tepung beras merah 100% yaitu 2,28 gr%. Daya terima yang paling disukai yaitu pada biskuit dengan konsentrasi tepung beras merah 75% adalah dari segi warna dan teksur, sedangkan biskuit dengan konsentrasi tepung beras merah 100% adalah dari segi aroma dan rasa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kadar serat kasar tertinggi adalah biskuit dengan konsentrasi tepung beras merah 100%. “Brown Rice Biscuit” yang paling disukai adalah biskuit dengan konsentrasi 75% tepung beras merah. “Brown Rice Biscuit” cukup bisa diterima, sehingga dapat dijadikan salah satu alternatif snack sehat tinggi serat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 208/10 Fit p
Uncontrolled Keywords: RICE-NUTRITION
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MAS AYU FITRIYANINGTIAS, 100730389UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR. Bambang W, Prof.., dr., M.S., M.CN, Ph.D, SpGKUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 07 Apr 2011 12:00
Last Modified: 15 Jun 2017 04:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22089
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item