PERHITUNGAN PENYEDIAAN LOGISTIK BAHAN HABIS PAKAI (BHP) DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI INSTALASI GIZI(Studi di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya)

FINDA KAROLINA, 100610210 (2010) PERHITUNGAN PENYEDIAAN LOGISTIK BAHAN HABIS PAKAI (BHP) DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI INSTALASI GIZI(Studi di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-karolinafi-18472-kkckkf-a.pdf

Download (333kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-karolinafi-15178-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengelolaan logistik di Instalasi Gizi Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya belum berjalan dengan baik karena keadaan logistik Bahan Habis Pakai (BHP) yang stagnant menunjukkan jumlah yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dalam peningkatan kejadian stagnant beras bulan Maret sehingga pada bulan juli tidak melakukan pembelian pada tahun 2008 disebabkan karena perencanaan kebutuhan tidak memperhatikan stock dari tahun atau bulan sebelumnya dan perhitungan logistik bahan habis pakai belum menggunakan teori yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah menghitung penyediaan logistik dengan menggunakan Metode MRP (Meterial Requirement Planning) berdasarkan kebutuhan tahun sebelumnya agar tidak menyebabkan stagnant dan stock out di Instalasi Gizi Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya. Penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juni 2010 dengan menganalisis data sekunder berdasarkan jumlah data yang tersedia pada tahun 2009. Pengolahan data dalam bentuk deskripsi dan perhitungan dengan menggunakan Metode MRP, yang disajikan dalam bentuk tabel sehingga penyediaan logistik BHP tidak stagnant dan tidak stock out. Hasil perhitungan penyediaan logistik total selama satu tahun dengan menggunakan Metode MRP untuk kebutuhan kotor selama satu tahun bahan habis pakai beras adalah 1230 kg, bahan habis pakai gula adalah 488 kg, bahan habis pakai minyak goreng adalah 284 liter, bahan habis pakai teh adalah 360 bungkus. Sedangkan kebutuhan bersih selama satu tahun bahan habis pakai beras adalah 973 kg, bahan habis pakai gula adalah 260 kg, bahan habis pakai minyak goreng adalah 201 liter dan bahan habis pakai teh adalah 264 bungkus. Untuk itu pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya agar menata kembali sistem manajemen logistik di Instalasi Gizi dan sebaiknya menggunakan perhitungan yang tepat salah satunya dengan menggunakan Metode MRP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 205/10 Kar p
Uncontrolled Keywords: LOGISTICS
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM481-554 Theory. Method. Relations to other subjects
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
FINDA KAROLINA, 100610210UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNyoman Anita D, Dr., drg., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Apr 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 02:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22094
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item