PENGUJIAN KEAKURATAN MODEL EXPONENTIAL DURATION DIBANDINGKAN DENGAN MODEL TRADITIONAL DURATION DALAM MENGUKUR SENSITIVITAS HARGA OBLIGASI AKIBAT PERUBAHAN YIELD TO MATURITY PADA OVER THE COUNTER BURSA EFEK SURABAYA

IKHWAN FANANI MARWI, 049916303 (2009) PENGUJIAN KEAKURATAN MODEL EXPONENTIAL DURATION DIBANDINGKAN DENGAN MODEL TRADITIONAL DURATION DALAM MENGUKUR SENSITIVITAS HARGA OBLIGASI AKIBAT PERUBAHAN YIELD TO MATURITY PADA OVER THE COUNTER BURSA EFEK SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PENGUJIAN KEAKURATAN MODEL EXPONENTIAL DURATION - gdlhub-gdl-s1-2009-marwiikhwa-10223-b4309.pdf

Download (151kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-marwiikhwa-10223-b4309.pdf
Restricted to Registered users only

Download (867kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keakuratan model exponential duration dengan model traditional duration dalam mengukur sensitivitas harga akibat perubahan YTM-nya. Penelitian ini menggunakan sampel obligasi yang memiliki tingkat kupon tetap dan diterbitkan pada tahun 2000 dengan periode penelitian antara tahun 2000 – 2003. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk membandingkan keakuratan model exponential duration dengan model traditional duration dalam mengukur sensitivitas harga akibat perubahan YTM yang ditunjukkan dengan selisih sensitivitas harga obligasi estimasi dari masing-masing model. Rata-rata selisih sensitivitas harga obligasi akibat perubahan YTM-nya dari estimasi masing-masing model kemudian dibandingkan dengan menggunakan uji t dua sampel berpasangan (paired samples t test). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, model exponential duration ternyata memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik jika dibandingkan dengan model traditional duration dalam melakukan pengukuran sensitivitas harga obligasi akibat perubahan YTM-nya. Perbedaan tersebut disebabkan karena hubungan antara perubahan YTM dengan perubahan harga obligasi adalah non linear atau bersifat cembung, sehingga menghasilkan persentase perubahan harga obligasi estimasi yang lebih rendah dari persentase harga obligasi aktual. Pada model traditional duration, modified duration (MD) merupakan faktor pengali (multiplier) dalam mengukur sensitivitas harga obligasi akibat perubahanYTM. Sehingga semakin besar nilai MD suatu obligasi akan mengakibatkan semakin besar kesalahan durasi dalam melakukan prediki harga obligasi.Model exponential duration menggunakan modified duration sebagai fungsi pangkat dalam persamaan untuk mengukur sensitivitas harga obligasi, sehingga dapat mengurangi kesalahan pengukuran sensitiviras harga obligasi akibat konsekuensi kecembungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 43 / 09 Mar p
Uncontrolled Keywords: STOCK EXCHANGES; INVESTMENT
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
IKHWAN FANANI MARWI, 049916303UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWINDIJARTO, Drs. Ec., MBAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 24 Sep 2009 12:00
Last Modified: 20 Sep 2016 03:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2210
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item