DETEKSI TINGKAT PENGENALAN GEJALA AWAL STROKE DAN PENGETAHUAN CARA PENANGANAN STROKE PADA MASYARAKAT

NI'MAH NASTITI ANGGRAINI, 100610130 (2010) DETEKSI TINGKAT PENGENALAN GEJALA AWAL STROKE DAN PENGETAHUAN CARA PENANGANAN STROKE PADA MASYARAKAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-nimahnasti-15183-kkckkf-d.pdf
Restricted to Registered users only

Download (799kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-nimahnasti-18144-kkckkf-k.pdf

Download (364kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stroke adalah penyebab kematian nomor tiga di seluruh dunia. Riskesdas tahun 2007 melaporkan bahwa stroke merupakan peringkat pertama penyebab kematian semua umur dan peringkat pertama diantara sepuluh penyebab kematian untuk penyakit tidak menular. Dampak stroke yang cukup besar membutuhkan pertolongan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengenalan gejala awal dan pengetahuan cara penanganan stroke, status hubungan responden dengan keluarganya yang menderita stroke, asal informasi tentang stroke, pengetahuan tentang faktor risiko stroke, layanan kesehatan yang dipilih, pengetahuan mengenai lama waktu penanganan serta cara membawa penderita stroke ke rumah sakit pada masyarakat di Kota Surabaya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Kuesioner dibagikan kepada 102 responden. Sampel penelitian diperoleh dengan cara multistage cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan 20,6% responden memiliki hubungan dengan penderita stroke, terbanyak adalah ibu kandung responden; 59,8% pernah mendapatkan informasi tentang stroke dan tertinggi dari televisi; menurut karakteristik demografi (jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan) pengetahuan tentang faktor risiko masih kurang dengan persentase sekitar 50%, pengetahuan tentang gejala awal sudah termasuk baik, pengetahuan tentang cara penanganan sudah benar, layanan kesehatan yang dipilih adalah rumah sakit sebesar 65,7%; lama waktu penanganan (<3 jam) dipilih oleh 83,3% responden dan cara membawa ke layanan kesehatan yang terbanyak dipilih responden yaitu kendaraan umum sebesar 51%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengenalan gejala awal stroke di masyarakat berada dalam kategori baik, cara penanganan yang dilakukan sudah benar, layanan kesehatan yang dipilih juga sudah benar yaitu rumah sakit, lama waktu penanganan kurang dari 3 jam dan hanya faktor risiko stroke yang masih kurang diketahui dengan baik oleh masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 151-10 Nim d
Uncontrolled Keywords: STROKE
Subjects: R Medicine > RB Pathology > RB151-214 Theories of disease. Etiology. Pathogenesis
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NI'MAH NASTITI ANGGRAINI, 100610130UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, , dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 30 Apr 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 09:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22108
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item