MUTU GIZI DAN KEAMANAN MAKANAN JAJANAN PADA BALITA BERAT BADAN RENDAH ( Studi di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Madura)

RINA SETYANINGSIH, 100610156 (2010) MUTU GIZI DAN KEAMANAN MAKANAN JAJANAN PADA BALITA BERAT BADAN RENDAH ( Studi di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan Madura). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-setyanings-18143-kkcfkm-k.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-setyanings-15185-kkckkf-m.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Makanan jajanan (street food ) sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Makanan jajanan masih beresiko terhadap kesehatan karena penanganannya sering tidak higienis, yang memungkinkan makanan jajanan itu terkontaminasi oleh mikroba beracun maupun penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang tidak diizinkan. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan rancang bangun Cross Sectional. Sampel terpilih dari balita usia 2-5 tahun yang menderita BBR gizi kurang. Untuk mengetahui mutu jajanan dengan berdasarkan mutu gizi dam mutu keamanan makanan jajanan. Dimana mutu gizi diperoleh dengan menggunakan analisis labelling sedangkan mutu keamanan dengan melihat kandungan Bahan Tambahan Makanan (BTM) yang terkandung dalam makanan jajanan. Konsumsi jajanan sebagian besar 2 kali sehari,jenis jajanan yang paling banyak dikonsumsi adalah pentol, makanan jajanan yang dikonsumsi sebagian besar minuman berbentuhk cair yang mengandung energi 70-279,6 kkal dan protein 0,1-10,8 g , mutu gizi makanan jajanan sebagian besar kandungan energi 318,5 kkal dan protein 6,3 g, kontribusi makanan jajanan AKE sebesar 88,2% dan AKP 79,4%. Kontribusi terbesar terdapat pada makanan jajanan sejenis mie instan.Bahan Tambahan Makanan (BTM) yang banyak digunakan adalah pemanis, pewarna, pengawet dan penyedap. Dosis dan jenis yang digunakan masih tergolong aman namun yang tidak dicantumkan dalam label kemasan juga banyak misalnya pemakaian penyedap dalam makanan. Guna mencegah terjadinya masalah yang berhubungan dengan status gizi khususnya pada balita, perlu adanya perhatian khusus dari ibu atau pengasuh dalam hal pola makan yang benar dengan tetap memperhatikan mutu gizi dan keamanan makanan jajanan, memilih makanan dengan memperhatikan kandungan gizi (energi dan protein) dan keamanan dengan mencermati label sebelum memilih dan membeli. kata kunci : Mutu Gizi, Keamanan Pangan, BTM

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 211/10 Set m
Uncontrolled Keywords: CHILDREN NUTRITION AND MALNUTRITION IN CHILDREN
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV701-1420.5 Children
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
RINA SETYANINGSIH, 100610156UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAnnis Catur Adi, , Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 30 Apr 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 00:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22110
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item