PERBEDAAN STATUS GIZI BALITA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANTARA PROGRAM GENTASIBU DAN PROGRAM KONVENSIONAL (Studi Pada Puskesmas Nganjuk, Kabupaten Nganjuk)

ATIEQ RAHMATUSSA ADAH, 100830245 (2010) PERBEDAAN STATUS GIZI BALITA DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANTARA PROGRAM GENTASIBU DAN PROGRAM KONVENSIONAL (Studi Pada Puskesmas Nganjuk, Kabupaten Nganjuk). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-adahatieqr-18636-kkckkf-k.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-adahatieqr-15435-kkckkf-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu masalah pokok kesehatan di negara sedang berkembang adalah masalah gangguan terhadap kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Malnutrisi termasuk masalah dunia yang mematikan dan sebagai faktor yang ikut berperan dalam kematian jutaan orang tiap tahun serta melemahkan vitalitas ekonomi jangka panjang. Program Gentasibu yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Nganjuk adalah gerakan yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengentaskan gizi buruk di Kabupaten Nganjuk. Tujuan dibentuk Gentasibu yaitu, untuk memperbaiki status gizi balita dari gizi buruk menjadi status gizi baik. Selain program Gentasibu ada Program Konvensional yaitu, program di Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) yang dilaksanakan setiap bulan di masing – masing daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan status gizi antara balita yang mendapatkan program Gentasibu (Gerakan Pengentasan Gizi Buruk) dengan program Konvensional. Studi observasional komparasi ini di lakukan di Nganjuk Jawa Timur, Indonesia. Data dikumpulkan secara cross sectional. 17 balita program gentasibu dan 17 balita program konvensional ikut dalam penelitian ini. Semua responden dianalisis masukan zat gizi dan status gizinya. Uji beda antara kedua kelompok dilakukan dengan Chi Square, Fisher’s Exact Test, dan Independent T-Test. Ada perbedaan tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, asupan energi, protein, status gizi (p<0,05) antara balita program Gentasibu dan program Konvensional. Tidak ada perbedaan tingkat pekerjaan orangtua, tingkat pendapatan keluarga, pengeluaran pangan keluarga dan jumlah anggota keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan asupan energi dan protein dan status gizi pada balita program Gentasibu dan Program Konvensional. Maka dari itu asupan makanan yang memadai dapat menghindarkan balita dari gizi buruk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 195/10 Ada p
Uncontrolled Keywords: NUTRITIONAL STATUS
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ATIEQ RAHMATUSSA ADAH, 100830245UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR.Bambang, Prof. W,dr.,M.S.,MCN,Ph.D,SpG KUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 May 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 13:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22126
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item