Hubungan Karakteristik Individu Dengan Tingkat Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Haji Surabaya

ANDINA RIZKASARI, 100830482 (2010) Hubungan Karakteristik Individu Dengan Tingkat Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rizkasaria-18569-kkckkf-k.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rizkasaria-15441-kkckk2-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (787kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan kerja merupakan hal yang normal terjadi setiap hari. Kelelahan didefinisikan sebagai perubahan pada mekanisme kontrol psiko-fisiologis yang mengatur perilaku tugas, dihasilkan dari usaha mental dan atau fisik yang kemudian menjadi beban dimana seseorang tidak bisa lagi memenuhi tuntutan yang dibutuhkan fungsi mental pekerjaan, atau bahwa individu tersebut mampu memenuhi tututan tersebut dengan kompensasi usaha peningkatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara karakteristik individu dengan tingkat kelelahan kerja pada peawat di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Penelitian ini bersifat observasional, berdasarkan waktu pelaksanaan tergolong penelitian cross sectional, dan dilihat dari cara menganalsis data merupakan penelitian analitik. Populasi adalah perawat yang bertugas di Instalasi rawat inap rumah sakit mum haji Surabaya yang berjumlah 112 orang perawat. Sampel diambil dari populasi dengan cara simple random sampling sehingga didapatkan 87 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 49 (56,32%) perawat berumur lebih dari 30 tahun, sebanyak 78 (89,66%) perawat berjenis kelamin perempuan. 57 (65,52%) perawat berstatus menikah, sebanyak 57 (65,52%) perawat pendidikan terakhirnya adalah D3 Keperawatan. Sebanyak 56 (64,36%) masa kerjanya lebih dari 5 tahun, 52 (59,78%) perawat mengaku tidak dapat kesempatan melakukan istirahat, sebanyak 55 (63,32%) perawat dapat tidur kurang dari 8 jam, 61 (70,12%) kondisi kesehatannya tidak sakit, sebanyak 82 (94,26%) perawat memiliki kepribadian tipe B dan 59 (67,82%) perawat mengalami kelelahan kerja tingkat lelah. Dari hasil analisa data terdapat hubungan status pernikahan (p=0,021) dan kesempatan untuk beristirahat ( p = 0,03). Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar pihak rumah sakit membuat pengaturan jam istirahat untuk perawat yang bekerja di Instalasi rawat inap. Berdasarkan karakteristik individu, bagi perawat yang berumur lebih dari 30 tahun dan status pernikahannya menikah sebaiknya perawat tersebut bekerjanya bisa dipindah ke bagian rawat jalan. Dari hasil penelitian perawat yang bertugas kebanyakan berjenis kelamin perempuan,untuk selanjutnya sebaiknya lebih banyak merekrut seorang perawat yang berjenis kelamin laki-laki, agar seimbang dan dapat menurunkan tingkat kelelahan kerja pada perawat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 234/10 Riz h
Uncontrolled Keywords: NURSES-JOB STRESS
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics > BJ1518-1697 Individual Ethics, Character, Virtue (including practical and applied ethics, conduct of life, success)
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3224-3278 Individual and state
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ANDINA RIZKASARI, 100830482UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Prof. Dr. , dr., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 10 May 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 06:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22130
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item