ANALISIS HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN DAN KUALITAS MIKROBIOLOGI PADA MAKANAN DI KANTIN KAMPUS B UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

WINDA AGUS TRISNAWATI, 101011375 (2012) ANALISIS HIGIENE SANITASI PENJAMAH MAKANAN DAN KUALITAS MIKROBIOLOGI PADA MAKANAN DI KANTIN KAMPUS B UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-trisnawati-22154-7.halam-k.pdf

Download (230kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-trisnawati-22154-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (974kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kantin adalah salah satu tempat untuk memenuhi kebutuhan makan dalam lingkungan kampus, selain harganya terjangkau oleh mahasiswa tempatnya juga terjangkau yaitu terletak didalam lingkungan kampus. Meskipun harganya murah dan terjangkau namun higiene sanitasi makanan harus tetap di perhatikan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi higiene sanitasi penjamah makanan di kantin kampus B Universitas Airlangga Surabaya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 Tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang menurut waktu termasuk rancangan cross sectional. Melibatkan 6 Fakultas di Kampus B Universitas Airlangga serta 40 penjamah makanan. Sampel penjamah makanan diambil menggunakan total sampling. Lokasi penelitian di Kantin Kampus B Universitas Airlangga Surabaya. Variabel penelitian yaitu Sanitasi bangunan dan ruang /tempat pengolahan makanan, hygiene penjamah dan fasilitas sanitasi kantin. Hasil penelitian didapatkan 40 penjamah makanan menurut usia 30-50 tahun (63%) dengan jenis kelamin perempuan (65%). Pendidikna terakhir penjamah sebagian besar SMA (80%). Adapun hasil observasi variabel sanitasi bangunan dan pengolahan makanan yaitu dinding dan langit – langit masih kotor (100%), subvariabel pintu tidak dapat menutup secara otomatis (100%) . Higiene penjamah makanan (13 orang penjamah) yang pernah sakit 3 bulan terakhir, perilaku penjamah memotong kuku lebih dari 1 minggu (65%). Penjamah tidak pernah mengikuti sosialisasi higiene sanitasi makanan (100%). Tidak terdapat tempat mencuci tangan (100%) pada variabel Fasilitas sanitasi. Hal ini disebabkan tempat mencuci tangan masih dijadikan satu dengan pencucian peralatan dan pencucian bahan makanan. Saran dari penelitian ini adalah penjamah harus memperhatikan sanitasi bangunan agar tetap menjaga kebersihan bangunan kantinnya. Penjamah harus membedakan antara tempat mencuci tangan, mencuci bahan makanan serta tempat mencuci peralatan makan. Menjadi seorang penjamah makanan minimal pernah mengikuti sosialisasi higiene sanitasi makanan agar mengerti tentang prosedur pengolahan makanan yang benar. Serta perlu meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan kantin dan meningkatkan kualitas higiene perorangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 187/12 Tri a
Uncontrolled Keywords: Higiene Penjamah Makanan, PerMenkes 2011, Kantin Kampus B Unair
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WINDA AGUS TRISNAWATI, 101011375UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKantin adalah salah satu tempat untuk memenuhi kRirih Yudhastuti, Dr., drh., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 04 Jan 2013 12:00
Last Modified: 02 Sep 2016 03:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/22140
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item